‘Trauma’ Masa Lalu, AHY Dinilai Tepat Pimpin Partai Demokrat

Partai Demokrat
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: IG @agusyudhoyono).

Berita Baru, Jakarta – Sebagian kader Partai Demokrat dinilai merasa ‘trauma’ jika proses pemilihan ketua umum partai diserahkan ke pasar terbuka.

Hal itu sebagaimana dikatakan dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam. Ia menilai wajar jika figur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapat dukungan memimpin kendali Partai Demokrat.

“Ini terlihat saat terpilihnya Anas Urbaningrum yang akhirnya terjadi hal tak diinginkan sehingga berakibat pada terkoreksinya elektabilitas PD secara signifikan di Pemilu 2014 lalu,” katanya, Sabtu (22/02).

Khoirul memandang, pemilihan ketua umum lebih tepat melalui mekanisme aklamasi seperti Kongres Partai Demokrat 2015.

Wajar jika banyak kader yang menginginkan pengganti Ketum hendaknya berasal dari pihak-pihak yang telah dididik, memiliki kesamaan cara pandang politik dan kebangsaan dengan SBY dan mendapatkan restu politik dari SBY.

Karenanya, dapat dipahami mengapa banyak kader PD yang cenderung menghendaki pemilihan AHY secara aklamasi.

Sebab, sistem aklamasi tentu berbeda dengan sistem penunjukan, sehingga tetap menjamin hak suara pengurusnya.

Dorongan aklamasi juga semakin menguat melihat banyaknya dukungan kader PD yang telah melakukan deklarasi dukungan terhadap AHY.

“Realitas politik itu bisa dikapitalisasi oleh Demokrat, sebab hadirnya figur sentral dalam struktur organisasi partai politik akan memudahkan partainya untuk mengonsolidasikan kekuatan politik, menghindari potensi faksionalisme, dan konflik internal akibat kompetisi kepemimpinan internal,” tukasnya.

Senada dengan Khoirul, Ketua Umum Bintang Muda Indonesia (BMI), Farkhan Evendi menilai AHY merupakan pilihan terbaik PD saat ini.

Berita Terkait :  BMI Dukung AHY di Kongres V Partai Demokrat 2020

“Disamping AHY memiliki leadership yang baik, disiplin, Beliau adalah figur yang dicintai kader. Dia muda, cerdas, energik dan rendah hati,” terang Farkhan yang juga dosen Fisip Universitas Blitar.

Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Demokrat SBY mengamanatkan kongres akan digelar pada 2020. Kabarnya, kongres Partai Demokrat akan digelar sebelum Mei mendatang. [*]

Tinggalkan Balasan