Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Timo Tjahjanto
Timo Tjahjanto_ sumber ComingSoon

Remake “Train to Busan” Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto

Berita Baru, Film – Sutradara asal Indonesia, Timo Tjahjanto, akan menyutradarai pembuatan ulang atau remake film box office Korea Selatan, Train to Busan.

Timo mengabarkan lewat akun Twitter-nya mengenai keterlibatan dirinya dalam remake film yang mendunia tersebut. Melalui kicauan itu, Timo menanggapi berita mengenai rencana pembuatan ulang Train to Busan.

“Ini menakutkan sekaligus menyenangkan. Naskah Gary benar-benar gila dan rekan-rekan di Atomic Monster dan New Line sangat ahli di bidangnya,” kata Timo dalam Bahasa Inggris.

Untuk proyek remake ini, Timo akan bekerja sama produser James Wan dari Atomic Monster, penulis naskah Gary Dauberman, serta rumah produksi New Line Cinema.

Sosok-sosok di balik remake Train to Busan

Sebelumnya, Gary telah menulis naskah antara lain untuk film hit The Conjuring. Melalui film itu pula, Gary bekerja sama dengan New Line Cinema lewat The Conjuring, Annabelle, hingga The Nun. Agaknya, proyek ini bakal jadi ajang reuni Gary dan New Line dalam semesta film thriller berikutnya.

Senada dengan Timo, tangannya tak asing menggarap genre thriller. Ia sudah menyutradaraii film The Night Comes for Us, Headshot, Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2, dan V/H/S 94.

train to busan
Poster film menampilkan Gong Yoo, Jung Yu-mi dan Ma Dong-seok (IMdB)

Kamu mungkin belum lupa, Train to Busan adalah film thriller yang mengisahkan tentang serangan zombi di sebuah kereta tujuan Busan. Film arahan Yeon Sang-ho itu tayang pertama kali di Festival Film Cannes 2016 dan meraih respon positif dari seluruh belahan dunia hingga menduduki box office di banyak negara, termasuk Indonesia.

Empat tahun setelahnya, rilis sekuelnya berjudul Train to Busan: Peninsula yang tayang tahun 2020.

Kesuksesan besar itu membuat sejumlah rumah studio berebut untuk membuat ulang filmnya. New Line Cinema memenangkannya dan menggaet Timo Tjahjanto dalam membuat remake film tersebut. Apakah kamu menantikannya?