Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Pasar Baru Tuban

    Labfor Polda Jatim
    Labfor Polda Jatim saat olah TKP di Pasar Baru Tuban, (Foto: Rhm/Beritabaru.co).

    Berita Baru, Tuban – Tim Labfor Polda Jatim diterjunkan ke lokasi Pasar Baru yang terbakar, Kamis (05/03) siang. Ini menjadi salah satu upaya penting yang dilakukan, untuk mengetahui penyebab kebakaran.

    Dari pantauan Beritabaru.co, nampak dua orang petugas menuju ke salah satu kios milik Syahri warga Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban.

    Mereka melakukan pemeriksaan awal. Sebab, dugaan awal titik pertama api yang menghanguskan 463 kios dan 993 los di tempat tersebut berasal dari lokasi tersebut.

    Dengan sangat teliti dan rijit, tim Labfor melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Beberapa alat instalansi listrik dan kipas angin yang ada di banguan kios yang hangus, ikut diangkut kedalam mobil, untuk diperiksa.

    Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono menyebutkan, petugas masih menganilisa hasil olah TKP. Namun, dari keterangan pedagang yang berada di pasar mengatakan, pada pukul 20.30 WIB, Rabu (3/3) malam, titik awal di kios tersebut.

    “Nanti setelah dilakukan olah TKP secara Laboratoris dari Tim Labfor. Usai itu, mereka akan menyimpulkan, dari puing-puing barang yang rerbakar. Dari itu, bisa diamati sumber api dan lainya,” kata Kapolres Tuban.

    Berita Terkait :  Tenaga Kerja Lokal Mayoritas Harus Warga Lokal

    Ruruh menambahkan, dari keterangan Tim Labor, jika dugaan kebakaran pada arus pendek. Biasanya ada konsleting listrik.

    “Makanya tadi mereka bertanya di mana sumber api. Di mana titik lampu, maka mereka akan menyimpulkan dugaan. Termasuk, dari dinding maupn bangunan maba yang terbakar. Api dari mana dan mengarah ke mana, akan kelihatan,” tambahnya.

    Terkait kapan keluar dari hasil identifikasi ini, mantan Kapolres Madiun ini, belum tahu secara pasti. Karena harus dilakukan analisan dan pemeriksaan barang bukti lainnya.

    “Ya akan kita tanya ke tim Labfor Polda Jatim,” terangnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban, Agus Wijaya menuturkan, luas bangunan pasar 15.675 meter persegi, ada sekitar 1900 bangunan. Dari jumlah tersebut, 75 persen hangus terbakar.

    “Ini akan kita bangunkan pasar sementara di depan, sisi timur pasar dan belakang atau pasar bongkaran. Dibutuhkan 640 kios dan los,” sambungnya. [Rhm]

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan