Tahanan Narkoba Asal Magelang, Nikahi Kekasihnya di Pejara

    Kedua Mempelai, MD (23) dan UN (20) saat melangsungkan akad nikah. (Foto: Istimewa)

    Berita Baru, Yogyakarta – MD harus mengubur dalam-dalam impian gelar pesta pernikahan yang meriah. Pemuda asal Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang tersebut terpaksa berada di balik jeruji besi karena kasus narkoba.

    Meski hidup dalam penjara, niat menikahi kekasihnya, UN, tidak surut. MD mengambil keputusan untuk melakukan upacara sakral sekali seumur hidupnya di Masjid Istiqomah, lingkungan Polres Sleman. Tepat pada Hari Jumat (12/3), sekitar pukul 08.00 WIB.

    Lelaki berusia 23 tahun itu menceritakan nasibnya. Ia terpaksa membatalkan pesta yang disiapkan keluarga besarnya jauh-jauh hari. Dalam undangan yang sudah di sebar, MD berencana akan menggelar pesta pada hari Kamis (11/3) di rumah orang tuanya.

    ”Undangan sudah disebar, tenda untuk pesta juga sudah dipasang. Bahkan, keluarga telah memesan organ tunggal untuk dangdutan,” ucap MD usai ijab kabul di Polres Sleman, dilansir dari Borobudur News.

    Kesengajaan MD untuk tidak menunda pernikahan bukan tanpa alasan. Menurutnya, wanita yang sudah dipacari sejak dua tahun tetap menerima apa adanya. Sekalipun MD kini jadi tahanan kasus berat, mengedarkan pil trihexphenidlie.

    Meski dalam situasi terbatas, Ijab Kabul MD dan UN berjalan khidmat. Keluarga dekat dan kerabat dari kedua mempelai turut hadir. Petugas berseragam juga tampak menjaga MD selama prosesi pernikahan. ”Untuk mahar seperangkat alat salat,” ujar MD.

    Usai mengucap janji suci di hadapan penghulu, MD merasa lega dan bahagia. Karena telah sah jadi suami dari gadis pujaan hatinya yang ia kenal dua tahun lalu dari Facebook. ”Meski hanya dilaksanakan secara sederhana, saya sangat bahagia dan terharu dengan pernikahan ini,” ucapnya.

    Sementara UN menerangkan, keyakinannya untuk melangkah ke pelaminan karena sudah lama pacaran dan rencana menikah sudah sejak lama. Sekalipun harus digelar di kantor polisi.

    ”Saya sudah terlanjur sayang. Saya sudah nyaman dan tidak mempermasalahkan status suami saya yang seorang tahanan,” terang mempelai wanita.

    Menurut Kaur Bin Ops (KBO) Satnarkoba Polres Sleman Iptu Farid M Noor, MD ditangkap di Magelang, Selasa (2/3). Saat penangkapan petugas menemukan barang bukti 260 butir pil koplo.

    ”Penangkapan MD dari pengembangan kasus yang sebelumnya berhasil diungkap Satreskrim Polres Sleman,” teran Iptu Farid.

    Lebih lanjut, Kasat Tahanan dan Barang bukti (Tahti) Polres Sleman Iptu Suhardi mengungkapkan, fasilitas pernikahan untuk tahanan diberikan Polres Sleman. Protokol kesehatan diterapkan dengan ketat saat akad nikah digelar.

    MD mengajukan pernikahan di tahanan sejak Selasa (9/3). Menurut Iptu Suhardi, itu hak setiap tahanan. ”Prosesnya sangat cepat, setelah disetujui langsung dilakukan pernikahan,” pungkasnya. (MKR)

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini