Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Paus Fransiskus mengadakan konferensi pers saat ia kembali ke Vatikan setelah perjalanan apostoliknya ke Hungaria, dengan pesawat, 30 April 2023. Foto: Vincenzo Pinto/Pool/Reuters.
Paus Fransiskus mengadakan konferensi pers saat ia kembali ke Vatikan setelah perjalanan apostoliknya ke Hungaria, dengan pesawat, 30 April 2023. Foto: Vincenzo Pinto/Pool/Reuters.

Setelah Jalani Operasi, Paus Fransiskus Dinyatakan Pulih dan Bisa Bercanda



Berita Baru, Vatikan – Paus Fransiskus dinyatakan pulih dan bisa bercanda setelah jalani operasi perut di Roma, di tengah kekhawatiran atas kesehatan paus yang sudah rapuh.

“Bapa Suci baik-baik saja, ini adalah berita yang Anda dan seluruh dunia nantikan,” kata Sergio Alfieri, dokter yang melakukan operasi di Rumah Sakit Gemelli di ibu kota Italia, kepada wartawan Rabu (7/6) malam, dikutip dari Reuters.

“Dia sudah membuat lelucon pertamanya 10 menit yang lalu,” katanya, seraya menambahkan bahwa tidak ada komplikasi dalam operasi tersebut.

Francis dirawat di rumah sakit pada hari Rabu untuk operasi tiga jam.

Paus sekarang diperkirakan akan beristirahat selama lima sampai tujuh hari, tambahnya.

Pria berusia 86 tahun itu tinggal di lantai 10 Gemelli, sebuah suite yang disediakan untuk para paus.

Lahir di Argentina, Francis memulai kepausannya pada tahun 2013 setelah Paus Benediktus XVI saat itu mengejutkan dunia dengan mengundurkan diri.

Dia adalah paus pertama yang berasal dari apa yang disebut Global South, istilah yang terdiri dari Amerika Latin, Afrika, dan sebagian besar Asia, yang saat ini menjadi rumah bagi sebagian besar orang Kristen dunia.

Paus dirawat karena bronkitis lebih dari dua bulan lalu dan tinggal di Gemelli selama tiga hari.

Pada 2011, ia menjalani operasi usus besar. Francis juga memiliki masalah lutut dan sering terlihat berjalan dengan bantuan tongkat.

Namun Alfieri, dokter yang melakukan operasi terakhir, mengatakan, secara keseluruhan paus dalam keadaan sehat.

“Mari kita perjelas sekali dan untuk selamanya… Paus tidak memiliki penyakit lain,” katanya, seraya menambahkan bahwa operasi lebih dari 10 tahun yang lalu dan prosedur hari Rabu disebabkan oleh “patologi jinak”.