Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Royal Blood
Acara tumpengan Royal Blood dihadiri sejumlah pemeran dan tim kreatif. Film ini siap ditonton pada Agustus mendatang (Dok. Kantara Creative)

Serial ‘Royal Blood’ Unggah Relevansi Budaya Bagi Generasi Muda

Berita Baru, Entertainment – Rumah produksi Kantara Creative siap merilis serial berjudul Royal Blood sebagai karya terbaru mereka. Serial ini bakal mengusung cerita bertema budaya dan kehidupan sosial yang secara spesifik berlatarkan di Yogyakarta.

Tak tanggung-tanggung, Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi dilaporkan turut bergabung dalam pembuatan serial tersebut. Eko Kristianto selaku produser Royal Blood mengungkapkan, serial ini berniat menunjukkan perbedaan penerapan budaya di masa dahulu dengan di masa sekarang.

Royal Blood
Acara tumpengan serial Royal Blood. Hadir diantaranya para pemain, produser, hingga Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi (Dok. Kantara Creative)

“Awalnya serial ini berangkat dari pertanyaan bahwasanya bagaimana sih jikalau budaya dulu dengan budaya sekarang bertabrakan,” ujarnya kepada Beritabaru.co, Jumat (27/5/2022).

Budaya Jawa dalam Royal Blood

Melihat terkikisnya praktek kebudayaan oleh masyarakat di masa kini, terutama dalam lingkup budaya Jawa, maka serial ini juga akan menyinggung semakin kurangnya perhatian masyarakat era ini terhadap budaya jawa.

“Di sini saya ingin memberikan sedikit unsur budaya Jawa yang saat ini mulai memudar di kalangan masyarakat, seperti budaya nyantri,” lanjut Eko.

Royal Blood
Serial ini diharapkan menggugah generasi zaman now tentang pentingnya melanggengkan budaya (Dok. Kantara Creative)

Harapannya, serial ini akan menjadi semacam pengingat bagi generasi zaman sekarang, bahwa negeri ini memiliki keragaman budaya yang penting untuk dilestarikan kepada anak-cucu.

“Semoga dengan hadirnya serial ini bisa sama-sama mengingatkan kita bahwasanya ini loh budaya kita. Negara kita punya banyak budaya yang itu semua harus kembali dilestarikan seperti halnya bahasa Jawa. Saya tidak mau nantinya anak-anak dan juga keturunan saya tidak tahu dengan adanya bahasa Jawa,” tandas Eko.

Simak sinopsisnya di bawah ini.

Sinopsis Royal Blood 

Kakak-beradik Anggi dan Saras tumbuh di sebuah keluarga ningrat. Walau demikian, keduanya memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Anggi lebih bebas dan ceria, serta bermimpi menjadi seorang penyanyi.

Keluarganya tak setuju, namun ia kekeuh membuat band bersama sahabatnya hingga tampil di sebuah bar. 

Beda dengan adiknya, Saras, yang sangat penurut. Ia memiliki ketertarikan pada dunia kopi, namun memilih bekerja di toko batik milik sang ayah demi menjaga ketaatan. Sesekali demi menyenangkan diri, Saras belajar membuat kopi di kafe milik Riza, pacarnya. 

Suatu saat, Anggi bertemu dengan seorang pria berpikiran terbuka bernama Bhisma. Keduanya serta-merta jatuh cinta. Namun, perjalanan cinta mereka tak mudah, karena Bhisma yang ternyata anak keturunan Ningrat malah dijodohkan dengan Saras.

Anggi tak terima dengan keputusan perjodohan itu, sama halnya dengan Saras yang telah memiliki kekasih.

Ayah Anggi, Bambang, tak menggubris penolakan anak-anaknya. Apa yang menjadi alasan Bambang menjodohkan Bhisma dengan Saras? Lalu apakah kakak-beradik itu dapat melabuhkan cinta sejatinya?

Royal Blood direncanakan rilis bertepatan dengan Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2022 mendatang. Kamu dapat menyaksikannya melalui layanan streaming Vision+.