Rakyat Iran Tuntut Ayatollah Mundur Hingga Dihukum Mati

Demontsrasi Iran
Massa demonstrasi di Iran (foto:istimewa)

Berita Baru, Internasional – Demo kembali terjadi di Teheran, Iran pada Minggu (12/1). Dalam demo yang terjadi sejak Sabtu tersebut, massa aksi memprotes Presiden Iran Ayatollah Ali Khamenei pasca pihaknya mengakui tidak sengaja menembak Boeing 737 milik maskapai Ukraina pada 08 Januari lalu.

Dilansir dari Reuters, massa demo membawa sejumlah spanduk bertuliskan kemarahan mereka terhadap Ayatollah Ali Khamenei.

“Minta maaflah dan mundur,” tulis sejumlah poster yang dibawa pendemo.

Bahkan, sebagaimana dikutip dari CNBC International sebagian massa pendemo juga meneriakkan hukuman mati terhadap Ayatollah yang dinilai sebagai diktator.

“Matilah diktator” tulis salah satu poster.

Sebelumnya, Iran mengakui kesalahan angkatan bersenjata negaranya telah tidak sengaja menembak pesawart penumpang milik maskapai Ukraina, pada Sabtu (11/1).

Presiden Iran Hassan Rouhani melalui akun twitter pribadinya mengatakan berdasarkan investigasi Angkatan Bersenjata Iran menyimpukan bahwa pihaknya telah menyesalkan rudalnya telah menjadi penyebab jatuhnya pesawat Ukraina.

Menurutnya hal ini disebabkan oleh human error.

Pesawat penumpang milik Ukraina yang tertembak itu menyebabkan kematian 176 orang yang tidak bersalah.

Berita Terkait :  Tragedi Penembakan Pesawat Ukraina Berujung Tuntutan Referendum

Angkatan bersenjata Iran dalam pernyataan resminya mengatakan bahwa mereka tidak sengaja meluncurkan serangan, karena salah mengira pesawat itu merupakan musuh.

Hal ini disebabkan mereka terdorong oleh peningkatan akitivitas penerbangan militer AS di titik-titik strategis di Iran pasca tertembaknya Jenderal Soleimani.

Iran sempat menyatakan pihaknya tidak mengetahui perihal penembakan pesawat itu, dengan alasan ada beberapa pesawat komersial yang mengudara saat itu.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan