Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Ilustrasi: Pedagang memperlihatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) saat pencanangan digitalisasi pasar tradisional di Pasar Pamenang Pare, Kediri, Jawa Timur, Rabu (9/11/2022). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/nz
Ilustrasi: Pedagang memperlihatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) saat pencanangan digitalisasi pasar tradisional di Pasar Pamenang Pare, Kediri, Jawa Timur, Rabu (9/11/2022). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/nz

QRIS Akan Merambah Pasar Internasional pada 2024



Berita Baru, Jakarta – Bank Indonesia (BI) berencana untuk mengamplifikasi cakupan layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ke sejumlah negara, termasuk India, Jepang, Cina, hingga Uni Emirat Arab pada tahun 2024. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan rencana kolaborasi tersebut dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia.

“Integrasi dengan transaksi mata uang lokal,” kata Perry Warjiyo, menekankan upaya BI dalam mendorong sistem pembayaran digital pada tahun 2024.

Dalam upaya untuk mendukung sistem pembayaran digital, BI juga berfokus pada percepatan ekonomi keuangan digital di tingkat nasional. Perry menjelaskan bahwa BI akan merancang sistem pembayaran ritel BI Fast yang terinterkoneksi, interoperabel, dan terintegrasi dengan gerbang pembayaran nasional.

“Kami akan mengembangkan sistem pembayaran BI-RTGS generasi ketiga yang modern, multicurrency, dan memenuhi standar internasional, serta terkoneksi dengan modernisasi sistem operasi moneter BI,” tambah Perry.

Perry juga menyebutkan pengembangan pusat data transaksi pembayaran untuk inovasi pembayaran dengan kecerdasan buatan (AI), sejalan dengan dukungan terhadap kebijakan BI, pemerintah, dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

“Pengembangan digital rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia. Di dalam sistem pembayaran digitalisasi, kami akan terus mempercepat langkah pada tahun 2024 sesuai dengan blue print sistem pembayaran Indonesia,” ungkap Perry.