Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Penelitian Analis Robotik
(Foto: CCO)

Penelitian: Analis Robotik Lebih Menjanjikan Ketimbang Analis Manusia

Berita Baru, Inetrnasional – Penelitian menyebutkan bahwa analis robotik sepintas berada pada posisi di bawah manusia dalam hal membuat rekomendasi bisnis saham. Hal itu karena analis manusia secara konsisten memberikan rekomendasi yang semakin menguntungkan.

Namun, sebuah penelitian baru yang dilakukan oleh para peneliti Amerika Serikat dari University of Indiana menunjukkan bahwa analis robotik ternyata membuat rekomendasi saham dan keuangan yang lebih menguntungkan daripada analis manusia.

Penelitian itu dilakukan dengan meninjau 76.568 laporan yang dihasilkan oleh tujuh perusahaan analis robotik selama lima tahun. Setelah mengumpulkan data dan menganalisisnya, para peneliti menyimpulkan bahwa rekomendasi pembelian saham berdasar pada analis robotik mengungguli orang-orang yang melakukan pembelian saham berdasar pada analis manusia.

Penelitian ini menemukan bahwa analis robotik menghasilkan distribusi yang lebih seimbang terkait rekomendasi buy, hold, dan sell dibandingkan analis manusia. Hal itu dikarenakan cyber-stockpicker tidak bergantung pada laporan pendapatan perusahaan berkala. Namun mereka lebih berfokus pada sejumlah besar data yang dirilis dalam laporan tahunan.

Para analis keuangan pun mulai khawatir akan kehilangan pekerjaan mereka. Namun para peneliti dari University of Indiana menemukan bahwa analis manusia tampaknya lebih unggul dibanding perangkat lunak dalam memberikan rekomendasi.

Akan tetapi, mana yang lebih baik masih tetap dalam perdebatan: seberapa serius perusahaan investasi skala besar mengambil rekomendasi saham yang dibuat oleh algoritma dari analis-robotik. Hal itu karena dalam data penelitian menunjukkan bahwa para investor tidak mutlak bergantung pada isyarat atau tanda yang diberikan oleh analis-robotik dalam memberikan rekomendasi saat investor melakukan incorporating dan trading.


PenerjemahIpung
SumberSputnik