Berita

 Network

 Partner

Ngantor di Desa Kumalasa Bawean, Wabup Gresik Cek Sarana dan Prasarana Pelayanan Masyarakat

Ngantor di Desa Kumalasa Bawean, Wabup Gresik Cek Sarana dan Prasarana Pelayanan Masyarakat

Berita Baru, Gresik – Program “Ngantor di Desa” oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah terus berlanjut. Program ini dijalankan dalam rangka lebih akrab dengan masyarakat di desa sekaligus mendengarkan permasalahan yang ada.

Kali ini, Wakil Bupati yang akrab dipanggil Bu Min didampingi Kepala Dinas PMD Malahatul Fardah beserta Camat Sangkapura Samsul Arifin dan kepala Desa Idham kholik mengunjungi Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Bawean, Jumat (19/11). Sejak pagi, selama dua jam lebih, Wabup Bu Min berdiskusi dan mendengarkan apa yang perlu dilakukan untuk menjawab permasalahan masyarakat.  

“Kami disini ingin melihat langsung apa yang ada di Desa dan membangun komunikasi yang antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan pemerintah desa, dan ini Insya Allah akan terus kita lakukan di seluruh desa di Kabupaten Gresik,” ujar Wabup Bu Min. 

Berita Terkait :  Gejos Gresik Kini Pakai Tempat Tidur Atlet Olimpiade Tokyo, Pasien Isolasi Bisa Cepat Pulih

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Gresik baik Bupati Fandi Akhmad Yani maupun Wakil Bupati Aminatun Habibah memang cukup intens untuk berkunjung ke Bawean. 

“Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada perbedaan perlakuan antara Bawean dengan wilayah Gresik yang lain. Semuanya menjadi satu, yaitu menjadi Kabupaten Gresik,” tegas Wabup Bu Min. 

Setelah berdiskusi dengan masyarakat, Wabup Bu Min juga meninjau sarana dan prasarana pelayanan terpadu yang ada di Desa Kumalasa. Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik itu menyapa petugas yang berjaga. Selain melayani pembuatan dokumen kependudukan baik berupa akta kelahiran, KK dan KTP, pelayanan terpadu di Desa Kumalasa juga melayani perizinan UMKM. 

Beberapa kendala yang ada di lapangan antara lain, banyaknya data kependudukan ganda dan masih ada beberapa persyaratan perubahan data kependudukan, yang masih memerlukan koordinasi data dengan instansi yang ada di Gresik daratan. 

Berita Terkait :  BPBD dan Bappeda Gresik Didesak Turun Tangani Banjir Bawean

“Keakuratan data kependudukan sangat penting fungsinya bagi masyarakat, karena data kependudukan tersebut ibaratnya sebuah pintu untuk bisa masuk kedalam pelayanan yang lain,” ujar Wabup Bu Min. 

Terkait kendala sinkronisasi data, Bu Min berharap kedepan akan dicarikan solusi bersama. “Mungkin bisa dilaksanakan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini,” sambungnya. 

Usai meninjau sarana dan prasarana, Bu Min meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU-PTM) di Desa Kumalasa. Dengan langsung berbaur dengan masyarakat, Bu Min mengajak dan memberikan dorongan kepada masyarakat untuk tidak ragu melakukan vaksinasi karena manfaatnya sudah nyata kesehatan. 

“Ayo Bu jangan takut, suntiknya tidak sakit kok,” ajak Wabup Bu Min kepada warga. 

Berita Terkait :  Gubernur NTB Ajak BEM dan OKP Kolaborasi Tangani Pandemi Covid-19

Sebagai penutup acara, Wabup Bu Min memberikan penghargaan desa lunas PBB 2021 bagi Desa Kumalasa. Dimana sesuai namanya, penghargaan ini merupakan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Gresik kepada desa-desa yang secara aktif melakukan pembayaran PBB tepat waktu. Selain itu, Wabup Bu Min juga memberikan secara simbolis Bantuan Sembako Pangan (BSP) kepada masyarakat Desa Kumalasa yang membutuhkan.