Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Moeldoko: Sebentar Lagi Indonesia Punya Motor Listrik Nasional
Ketua Kantor Staf Kepresidenan atau KSP, Moeldoko. (Foto: Istimewa)

Moeldoko: Sebentar Lagi Indonesia Punya Motor Listrik Nasional



Berita Baru, Jakarta – Ketua Kantor Staf Kepresidenan atau KSP, Moeldoko, dengan penuh keyakinan menyatakan bahwa Indonesia akan segera memiliki motor listrik nasional dalam waktu dekat. Karena Indonesia sedang dalam proses membangun kemampuan memproduksi seluruh komponen secara mandiri.

Menurut Moeldoko, ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air sedang tumbuh dan berkembang secara perlahan namun pasti. Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia siap untuk memimpin pasar kendaraan listrik di masa depan dan menjadi negara yang berkelanjutan. 

Oleh karena itu, ia menekankan, untuk dapat menjadi pemain utama di pasar kendaraan listrik yang semakin berkembang, produsen lokal harus berlomba-lomba untuk menciptakan motor dan mobil listrik berkualitas tinggi yang dapat bersaing dengan kendaraan listrik buatan luar negeri. 

“Bikin motor listrik nasional sangat mungkin untuk kita, kenapa tidak? Sekarang kita apa-apa mungkin masih impor, seperti dinamo atau baterai. Tapi sebentar lagi, sorry, kita enggak perlu impor. Nanti semuanya kita buat sendiri,” kata Moeldoko di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (1/3).

Sosok yang menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) itu memastikan, Indonesia telah memiliki instansi khusus yang mengurus ketersediaan baterai, yakni Indonesia Battery Corporation atau IBC.

Menurutnya, saat kita sudah bisa membuat baterai dan dinamo sendiri, maka menghadirkan motor listrik nasional bukan perkara mustahil. Bahkan, negara kita diyakini mampu bersaing dengan negara lain yang lebih dulu memulainya.

“Untuk baterai, pemerintah sudah menyiapkan IBC yang kerjasama dengan CATL. Jadi nanti baterai ada di sini, industrinya juga di sini,” ungkapnya.

Moeldoko memastikan, Indonesia sudah tertinggal jauh jika mau bersaing di pasar motor-mobil konvensional. Namun, untuk pasar kendaraan listrik, negara kita masih sejajar dengan ‘pemain’ electric vehicle (EV) lainnya.

“Negara lain juga nyiapin diri, tapi orang Indonesia banyak akal, pinter-pinter, jadi pasti bisa. Tidak ada yang tidak bisa, hanya orang pesimis yang nganggap tidak bisa,” kata Moeldoko.