Tiga Menteri Jokowi-Amin dengan Kinerja Terburuk Versi IPO

IPO
Poster survei kepuasan publik IPO (Ilustrasi: IPO)

Berita Baru, Jakarta – Indonesia Political Opinion (IPO) melakukan survei persepsi publik atas kinerja Menteri pada Kabinet pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin yang yang berlangsung sejak 10-31 Januari 2020.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menyampaikan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) tercatat memiliki kinerja terburuk selama 100 haru pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Selain dua kementerian tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) juga termasuk dalam catatan kinerja terburuk..

Dalam survei yang dilakukan IPO memakai indikator penilaian terkait isu korupsi, membuat gaduh, menteri politikus, rekam jejak buruk, serta statement sebatas komoditas politik.

“Responden memberikan pendapat soal kinerja kementerian yang dianggap buruk dalam kurun waktu 100 hari pertama kabinet. Hasilnya KEMENAG menduduki posisi pertama, kemudian disusul Kemenkumham di posisi kedua, ” ujar Dedi.

Sebanyak 27.5 persen responden mengatakan Kemenag memiliki kinerja yang buruk. Dan 25 persen responden menyatakan kinerja Kemenkumham juga buruk.

Dedi menyampaikan bahwa ada indikator tertentu yang menyebabkan mayarakat memberikan penilaian tersebut.

“Yakni 31 persen dipengaruhi isu korupsi terhadap kementerian yang bersangkutan dan 11 persen karena menteri dianggap orang partai serta 8 persen karena kegaduhan (oleh menteri atau kebijakannya),” kata dia. 

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini