Meninggal di Tempat Kerja, Paguyuban Warga Gresik di Malaysia Bantu Pulangkan Jenazah TKI ke Kampung Halaman

-

Berita Baru, Gresik – Jenazah Nur Aini, telah dipulangkan ke kampung halaman di Desa Mentaras, Kecamatan Dukun, Gresik, Sabtu (22/5) kemarin. Suasana haru disertai isak tangis keluarga saat menyambut kedatangan jenazah almarhum yang dibawa ambulance milik desa setempat.

Informasi yang berhasil dihimpun, almarhum meninggal dunia di tempat kerjanya di Malaysia pada Ahad (16/5) lalu. Jenazah dievakuasi oleh pihak PDRM untuk di hantarkan ke rumah sakit guna keperluan otopsi.

Proses pemulangan jenazah dibantu penuh oleh Persatuan Warga Gresik di Malaysia (PWGM). “Kami mendapat informasi dari keluarga almarhum bahwa saudaranya meninggal dunia, dan ahamdulillah mulai dari otopsi (Bedah siasat) surat Repot PDRM, KBRI berjalan lancar sehingga memudahkan kami untuk menuntut Jenazah dirumah sakit PPUM Petaling Jaya Selangor, terus kami laksakan Fardhu kifayah dan di lanjut urus pemulangan jenazahnya dengan jasa KL Funeral Services,” terang Ketua PWGM Nur Alamin.

Berita Terkait :  Terpilih Sebagai Sekretaris PKB Tuban, Mirza: Menang Pemilu, Menang Pilkada
Berita Terkait :  Jelang Masa Tanam, Musa Bagikan Bibit Padi untuk Ribuan Petani Pulau Bawean Gresik

Pria asal Mojopetung Dukun Gresik ini menjelaskan, berkat kerja sama yang baik dengan Instansi Kerajaan Malaysia dan KBRI Kuala Lumpur, pihaknya berhasil memulangkan jenazah Nur Aini pada Jumat (21/5), menggunakan pesawat MH 723 KL tujuan Malaysia-Jakarta, kemudian lanjut pesawat GA 304 dengan tujuan Jakarta-Surabaya.

“PWGM juga baru-baru ini melakukan pendampingan terhadap TKI yang meninggal di Malaysia, diantaranya Moh shaleh asal Raci Tengah Bungah, Iswanto asal Wotan Panceng. Kami juga membantu beberapa warga Gresik yang sedang sakit parah di sekitar KL. Mereka membantu dengan sukarela menggunakan dana gotong royong sesama anggota sampai hari ini,” beber Nur Alamin.

Atas gerakan sosialnya itu, PWGM yang menjadi wadah paguyuban warga Gresik di Malaysia ini mendapat apresiasi dari banyak tokoh atau sesepuh Gresik yang ada di Malaysia. Mereka bangga dan berterimakasih atas kehadiran paguyupan warga Gresik yang memang sudah lama di tunggu-tunggu apalagi sekarang Kerajaan Malaysia menerapkan Standard Operating Procedure Perinta Kawalan Pergerakan ( SOP PKP 3.0 ). Kehadiran PWGM dinilai sangat membantu minimal untuk bisa saling memberi Informasi.

Berita Terkait :  Gresik, Surabaya dan Sidoarjo Akan Memberlakukan PSBB
Berita Terkait :  Gresik, Surabaya dan Sidoarjo Akan Memberlakukan PSBB

“Meskipun saya orang baru masuk di PWGM ini, sudah merasakan betapa besar manfaatnya paguyupan ini Guyup Rukun membantu warga Gresik yang sakit dan meninggal, dengan Gotong royong bersama, dan Berharap kedepannya PWGM yg anggotanya dari berbagai profesi ini, Guru, Pelajar, Peniaga, TKI mayoritas, bisa Bertambah besar dan maju biar bisa bekerja sama dengan instansi-instansi yang terkait, untuk bisa merealisasikan Visi dan Misi atas dirikannya PWGM itu sendiri,” pungkas Nur Alamin.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Pemkot Pontianak Kukuhkan Satgas Covid-19 Pembatasan Sosial Berbasis Komunitas

TERBARU

Facebook Comments