Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

KLHK Gandeng PBNU Sinergi Akselerasi Pemanfaatan Perhutanan Sosial
Direktur Jenderal Dirjen PSKL KLHK, Bambang Supriyanto

KLHK Gandeng PBNU Sinergi Akselerasi Pemanfaatan Perhutanan Sosial



Berita Baru, Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan kerjasama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU dalam upaya membangun sinergi dan akselerasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan hutan sosial.

Direktur Jenderal Dirjen PSKL KLHK, Bambang Supriyanto menuturkan bahwa program kerja sama ini bertujuan dalam rangka pemeliharaan kawasan hutan sekaligus media peningkatan kesejahteraan masyarakat di areal perhutanan sekitar sehingga menjadi kekuatan ekonomi Indonesia

“Saya katakan lebih dari 60% ya umat Islam itu NU dan tersebar dari Aceh sampai Papua. Nah artinya dengan potensi ini dan (kita) visinya sama (yaitu) tidak hanya hubungan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa tapi juga kemaslahatan umat nah dalam rangka kemaslahatan umat,” ujar Bambang.

Bambang mengatakan, program perhutanan sosial program yang sedang dicanangkan pemerintah memiliki tujuannya sangat mulia yaitu untuk keadilan akses dan kesejahteraan masyarakat, serta juga untuk menghijaukan kembali ya mengenai kawasan hutan yang rusak.

“Nah dengan sinergi tersebut kita membuat perjanjian kerjasama paling tidak ada akselerasi bagaimana mendampingi masyarakat yang sudah mendapatkan akses supaya dia bisa memanfaatkan untuk kesejahteraannya sambil menjaga kawasan hutannya sehingga betul-betul desa itu bisa menjadi sebuah apa sentra ekonomi bagi Indonesia,” tutur Bambang.

Bambang mengatakan, pihaknya telah menyepakati beberapa poin yang akan dikembangkan; pertama adalah membina umat dalam konteks perhutanan sosial kemudian menjembatani umat yang dalam bentuk kelompok tani hutan dengan dunia luarnya.

“Nah NU sebagai jejaring yang kuat itu saya pikir pengalaman-pengalaman masa lalunya sudah ada, jadi pertama tadi pendampingan yang kedua kemitraan dan yang ketiga yang paling penting itu adalah bagaimana contoh-contoh yang berhasil itu bisa ditularkan memberikan kemanfaatan untuk keseluruhan Indonesia,” terang Bambang.