Jerman Mendeklarasikan Darurat Nazi

Darurat Nazi Jerman
(Foto : DW)

Berita Baru, Internasional – Sebuah kota di Jerman timur telah mendeklarasikan “darurat Nazi” dan mengatakan bahwa kota itu memiliki masalah serius dengan sayap kanan.

Dresden, ibu kota Saxony, telah lama dipandang sebagai benteng sayap kanan dan merupakan tempat kelahiran gerakan anti-Islam Pegida.

Dilansir dari BBC, Sabtu (2/11) anggota dewan di kota itu kini telah menyetujui resolusi yang mengatakan masih banyak yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

“Nazinotstand, berarti  bahwa kita memiliki masalah serius. Masyarakat demokratis terbuka terancam,” kata anggota dewan lokal Max Aschenbach, yang mengajukan mosi itu kepada BBC.

Aschenbach, dari partai politik satir berhaluan kiri, Die Partei, mengatakan dia yakin perlunya mengambil tindakan karena politisi tidak melakukan cukup upaya untuk memposisikan diri mereka dengan jelas terhadap sayap kanan.

“Permintaan itu merupakan upaya untuk mengubahnya. Saya juga ingin tahu orang seperti apa yang saya duduki di dewan kota Dresden,” katanya.

Resolusi itu mengakui bahwa sikap dan tindakan ekstrimis sayap kanan semakin sering terjadi dan menyerukan kota itu untuk membantu para korban kekerasan sayap kanan, melindungi kaum minoritas dan memperkuat demokrasi.

Berita Terkait :  Pemimpin Hong Kong Berjanji Akan Mengamandemen RUU Ekstradisi

Aschenbach menyebut, adopsi mosi tersebut menunjukkan komitmen dewan kota untuk membina masyarakat bebas, liberal, demokratis yang melindungi minoritas dan dengan tegas menentang Nazi.

Resolusi Mr Aschenbach diputuskan oleh dewan kota Dresden pada Rabu malam (30/10). Hal itu disetujui oleh 39 suara dengan Demokrat Kristen yang memerintah Jerman (CDU) di antara mereka telah menolaknya, menurut laporan media lokal.

Aschenbach menyebut, kota itu tidak diwajibkan untuk mengambil tindakan apa pun setelah adopsi resolusinya, tetapi bahwa secara teoritis, tindakan yang ada harus diberikan prioritas yang lebih tinggi dan keputusan di masa depan harus mengikuti ini.

Kai Arzheimer, seorang profesor politik Jerman yang telah banyak menulis tentang ekstremisme kanan mengatakan, dampak utama resolusi itu adalah simbolis, tetapi itu bisa berarti bahwa lebih banyak uang akan dialokasikan untuk program memerangi ekstremisme di masa depan.

“Saya tidak berpikir bahwa kota Jerman lainnya telah menyatakan ‘darurat Nazi’. Resolusi terhadap ekstremisme sayap kanan tidak begitu biasa” katanya menutup.

Sumber : BBC
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan