Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Gambar mikroskop elektron tahun 2003 dari virion monkeypox dewasa berbentuk oval yang diperoleh dari sampel kulit manusia pada tahun 2003. Foto: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS via LATimes.
Gambar mikroskop elektron tahun 2003 dari virion monkeypox dewasa berbentuk oval yang diperoleh dari sampel kulit manusia pada tahun 2003. Foto: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS via LATimes.

Irlandia Mengkonfirmasi Kasus Cacar Monyet Pertama

Berita Baru, Dublin – Irlandia mengkonfirmasi kasus cacar monyet pertama, kata badan kesehatan negara itu pada Sabtu (28/5).

Kasus dugaan terpisah juga sedang diselidiki dan hasil tes sedang ditunggu, kata Eksekutif Layanan Kesehatan (HSE) dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters.

Sebagian besar negara Eropa juga telah mengkonfirmasi kasus cacar monyet, dengan lebih dari 200 infeksi yang dikonfirmasi atau diduga.

Wabah ini meningkatkan kewaspadaan karena cacar monyet, yang menyebar melalui kontak dekat dan pertama kali ditemukan pada monyet, sebagian besar terjadi di Afrika barat dan tengah, dan hanya sesekali menyebar di tempat lain.

Cacar monyet adalah infeksi virus yang ditandai dengan bintil bernanah di kulit.

Cacar monyet atau monkeypox pertama kali muncul di negara Republik Demokratik Kongo pada tahun 1970.

Pada awalnya, penyakit cacar monyet memiliki gejala yang serupa dengan cacar air, yaitu bintil berair.

Seiring perkembangan penyakit, bintil berair berubah menjadi bernanah dan menimbulkan benjolan di leher, ketiak, atau selangkangan akibat pembengkakan kelenjar getah bening.

Spanyol, Inggris, dan Portugal adalah negara-negara yang mencatatkan kasus terbanyak cacar monyet baru-baru ini.

Penyakit yang lazim ditemukan di Afrika bagian barat dan tengah itu biasanya menyebar tidak terlalu cepat di luar daerah-daerah penularan.