Iran Klaim Telah Menangkap 17 Mata-mata CIA

Pemerintah Iran

Beritabaru.co, Internasional. – Pemerintah Iran mengklaim telah menahan 17 agen mata-mata Badan Pusat Intelijen Amerika Serikat (CIA), Senin (22/7). Beberapa dari mereka telah dijatuhi hukuman mati, mengutip dari pernyataan Kementerian Intelijen kantor berita semi-pemerintah Iran, (FARS).

“Mata-mata yang teridentifikasi dipekerjakan di pusat-pusat sektor swasta yang sensitif dan vital di bidang ekonomi, nuklir, infrastruktur, militer, dan siber di mana mereka mengumpulkan informasi rahasia,” demikian isi pernyataan kementerian tersebut.

Hingga kini, dikutip Reuters, belum jelas bagaimana proses penangkapan belasan terduga mata-mata itu berlangsung. Belum jelas pula apakah penahanan ini berhubungan dengan klaim Iran pada Juni lalu yang menuturkan berhasil mengungkap jaringan spionase siber besar.

Jaringan spionase itu diduga dijalankan CIA. Beberapa mata-mata A.S. juga diklaim telah ditangkap di berbagai negara akibat pengungkapan tersebut. Iran mengatakan sejumlah mata-mata itu bekerja di sector siber, infrastruktur, hingga militer. Penahanan tersebut berlangsung di saat ketegangan antara Iran dan A.S. terus memuncak dalam beberapa waktu terakhir.

Ketegangan kedua negara ini kembali memburuk setelah Iran memutuskan melanjutkan program nuklirnya, termasuk melanjutkan pengayaan uraniumnya melebihi yang disepakati dalam perjanjian nuklir 2015 (JCPOA). Sejak saat itu, Teheran dan Washington terus saling ancam, meski kedua pihak negara tidak menyatakan akan berperang.

Penulis : Nafisa Fiana
Sumber  : CNBC
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan