Genpatra Siap Kawal Tuntas Kasus Sekda Gresik

    Berita Baru, Gresik – Gerakan Pemuda Nusantara (GENPATRA) Gresik berencana akan mempertanyakan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perihal keberlanjutan kasus Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik, Andhy Hendro Wijaya.

    Hal tersebut disampaikan oleh senior Genpatra, Ali Candi, saat ditemui wartawan Beritabaru.co, Selsa (24/12) di rumahnya, jl Candi Desa Pongangan, Manyar, Gresik.

    Menurutnya, hal tersebut dilakukan atas dasar dorongan masyarakat dan karena kecintaan Genpatra terhadap tanah air, khususnya kabupaten gresik.

    “Kami tak pernah putus semangat untuk untuk menjadikan kota gresik ini bersih dari korupsi dengan apa yg kami punya. Kami bukan pemberontak pemerintahan, namun kami ingin meluruskan apa yg semestinya dikerjakan pemerintahan di kotaku.”

    “Salah satu contoh Sekda gresik tersangka korupsi dan pernah mengajukan Pra Peradilan ditolak namun tetap masih aktif di pemerintahan, bisa mengesahkan APBD gresik. Dan masih bisa mengambil kebijakan untuk mutasi para pegawai pemerintahan daerah.”

    “Bahkan juga menjadi Panitia Seleksi Daerah (Panselda) untuk rekrutmen ASN. Hingga saat ini banyak rakyat bertanya-tanya soal perkembangan kasus yang tidak kunjung ada kejelasan,” ujar Ali candi.

    Sementara itu perwakilan Genpatra, Anja Issue mengatakan Genpatra bekomitmen akan mejebloskan para koruptor yang ada di gresik dalam jeruji besi.

    “Tekat kami kuat untuk memberantas Korupsi yang ada di kabupaten gresik ini. Kami terus melakukan kajian tentang kasus-kasus korupsi di pejabat pemerintah kabupaten gresik, dan kami akan terus mengawal sampai tuntas,” tegas Anja.

    Diketahui sebelumnya bahwa proses hukum yang dijalani oleh Andhy Hendro Wijaya saat ini telah dilimpahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Jawa Timur ke ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya (Tipikor).

    Rencananya di awal tahun ini Genpatra bersama personil akan berangkat ke jakarta untuk menemui pihak KPK. (*)

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini