Dukung Penataan Mandalika, Kementerian PUPR Selesaikan 915 Unit Sarhunta

Berita Baru, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan 915 unit Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) yang tersebar di Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Utara, dengan alokasi anggaran sebesar Rp62,22 miliar.

Sebanyak 817 unit Sarhunta dibangun di Lombok Tengah dengan rincian 517 unit di sepanjang koridor masuk Kawasan Mandalika dan 300 unit rumah lainnya dibedah untuk rumah singgah dan homestay serta usaha lainnya guna mendukung pariwisata.

Tiga ratus rumah yang akan dijadikan homestay itu tersebar di beberapa lokasi antara lain Kuta, Grupuk, Sukadana dan Selong Belanak. Sisanya sebanyak 98 tersebar di Kabupaten Lombok Utara, yakni Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan infrastruktur di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) tidak ada yang dihentikan meskipun ada pandemi COVID-19. Justru dalam tatanan normal baru, sektor pariwisata harus diperkuat karena memiliki potensi bangkit lebih cepat dari sektor-sektor yang lain.

“Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan Pandemi COVID-19, Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata. Untuk itu, tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada 5 KSPN yang dihentikan,” kata Basuki melalui keterangan tertulis, Selasa (18/1).

Berita Terkait :  Menhub Akan Bangun Sistem Transportasi Tanpa Sopir

Pembangunan Sarhunta tersebut merupakan tanggungjawab Direktorat Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Perumahan.

Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terdampak Pandemi COVID-19 serta meningkatkan kualitas rumah menjadi lebih layak huni dan sekaligus mendorong perekonomian karena rumah yang telah diperbaiki dapat dimanfaatkan sebagai homestay bagi wisatawan yang berkunjung.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini