Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Dosen UST Sukses Mengembangkan Reading Box Digital Berbasis Genre-Based Berkarakter
Dosen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Guru, dan Mahasiswa berdiskusi implementasi Reading Box Digital dalam Pembelajaran Bahasa

Dosen UST Sukses Mengembangkan Reading Box Digital Berbasis Genre-Based Berkarakter

Berita Baru, Yogyakarta – penggunaan Teknologi Informasi pada pembelajaran sekolah saat ini mulai banyak dikembangkan. Salah satunya adalah Reading Box Digital digagas oleh Dosen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta bersama guru di beberapa sekolah di Kabupaten Sleman. Penelitian Kolaborasi dilakukan oleh Dosen dan Mahasiswa UST serta guru-guru di Kabupaten Sleman tersebut sukses menciptakan media pembelajaran aplikasi digital yang berisi tentang Genre-Based language learning berbasis nilai-nilai pendidikan karakter bagi siswa khususnya profil pelajar pancasila.

Penelitian Kolaborasi tersebut melibatkan sejumlah dosen yaitu Siti Rochmiyati sebagai ketua penelitian, Luky Tiasari, dan Ermawati, dan 5 mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan guru di 5 sekolah di Kabupaten Sleman.

Produk Reading Box Digital bertajuk Literasiku 1 tersebut dapat digunakan untuk pembelajaran bahasa berbasis Genre-Based dan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian tersebut dilaksanakan dalam kurun waktu satu tahun, hasilnya telah diuji coba pada Mei 2022 secara terbatas. Selanjutnya, produk hasil penelitian tersebut diuji coba lagi secara luas di 5 sekolah pada bulan Juni 2022 lalu.

Program Penelitian Kolaborasi tersebut dibiayai oleh LPDP sebagai bentuk pengembangan pembelajaran yang efektif serta beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Para guru menuturkan, “Hasilnya luar biasa”. Produk hasil penelitian itu menyediakan berbagai macam konten teks digital yang sarat tentang nilai-nilai pendidikan karakter, sound, ilustrasi dan tasks and activities in games.

“Produk Hasil Penelitian tersebut menyediakan jenis teks dengan 6 dimensi profil pelajar Pancasila, mudah digunakan di mana saja, dan tentunya berbentuk digital”, ungkap Dr. Siti Rochmiyati, M.Pd. selaku ketua penelitian saat diwawancara. (02/07/22).

Luky Tiasari selaku anggota peneliti juga menegaskan bahwa produk hasil penelitian ini bisa meningkatkan kemampuan kognitif maupun non-kognitif pada pelajar; “Produk ini dapat meningkatkan kemampuan kognitif (literasi dan numerasi) maupun non-kognitif (karakter) siswa”, Pungkasnya.

Sebagai suatu pengembangan literasi bagi pelajar, anggota peneliti lain, Ermawati menambahkan bahwa tentunya produk yang bertajuk Literasiku 1 ini sangat efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa, hal ini juga diharapkan mampu meningkatkan minat baca siswa.

“Produk ini dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca khususnya pada elemen membaca dan memirsa”, imbuhnya saat selesai melaksanakan uji coba.

Sebagai data bahwa produk ini telah diuji coba di 5 Sekolah di Kabupaten Sleman, di antaranya; SMP Negeri 1 Cangkringan, SMP Negeri 3 Berbah, SMP Negeri 2 Ngemplak, SMP Negeri 2 Sleman, dan SMP Negeri 4 Gamping. Guru di sekolah merasa terbantu dalam melaksanakan proses pembelajaran terlebih pada mata pelajaran bahasa.

“Kalau dari kita (red: para guru) jelaslah sangat senang dan produk ini dapat membantu (kami) sebagai media pembelajaran di kelas” ungkap Pratiwi Budi Setyaningrum, S.Pd. salah seorang guru saat pelaksanaan uji coba kepada wartawan.

Pelajar dari sekolah tersebut juga sangat antusias pada produk tersebut, mereka senang karena produk tersebut bisa diakses melalui Handphone maupun juga komputer/laptop, sehingga proses pembelajaran nilai-nilai pancasila dan meningkatkan wawasan pengetahuan tidak terbatas pada ruang dan waktu.

Inaini Kurnia Dewi pelajar yang juga ikut dalam tahapan uji coba produk tersebut menyampaikan kesenangannya, sebab dia bisa mengetahui dan mempelajari cara-cara baru baik dalam belajar maupun mengerjakan soal. “Saya senang sekali (red: dengan produk ini), karena saya bisa tahu mengerjakan soal dengan cara baru (teknologi Literasiku 1)”, ungkapnya.

Sebagai bagian dari upaya peneliti yang berasal dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), produk hasil penelitian ini dipersembahkan untuk memperingati 1 abad Tamansiswa pada 3 Juli 2022. Tamansiswa memiliki ajaran dan prinsip-prinsip yang di antaranya menekankan pentingnya kreativitas untuk senantiasa menjadi bagian dari upaya pengembangan kemajuan pendidikan demi kesejahteraan dan keselamatan bagi semua.

Lebih lanjut, sebagaimana diketahui bahwa model pembelajaran pada era Revolusi Industri 4.0 menuntut seluruh elemen baik lembaga, siswa, maupun guru untuk turut mengembangkan proses pembelajaran berbasis digital untuk mempermudah juga beradaptasi dengan perkembangan zaman.