Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Berita Baru, Donald Trump
(Foto: CNBC)

Donald Trump Sebut COVID-19 Hadiah Terburuk dari China



Berita Baru, Internasional — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Beijing memberi hadiah buruk pada Washington berupa COVID-19. Trump tidak tahu, apakah Washington dan Beijing masih bisa berhubungan dengan baik lagi.

“Bergaul dengan China akan menjadi hal yang baik. Saya tidak tahu apakah itu akan terjadi lagi. Saya pikir mereka ingin bergaul dengan kita,” terang Trump pada wartawan di Washington Jumat, merujuk pada kesepakatan perdagangan yang ditandatangani AS dan China awal tahun 2020.

“Saya kira saya melihat kesepakatan perdagangan sedikit berbeda dari yang saya lakukan tiga bulan lalu. Tinta tidak kering pada kesepakatan itu ketika wabah melayang,” tuturnya, dikutip dari Sputniknews, Sabtu (6/6).

Orang nomor satu di Gedung Putih terang-terangan menyebut “virus Korona sebagai hadiah yang sangat buruk dari China”. Trump menyarankan bahwa pertanyaan yang harus ditanyakan mengapa Beijing menghentikan COVID-19 dari penyebarannya di China tetapi tidak di bagian lain di dunia?

“Anda bilang, bagaimana bisa di Wuhan di mana COVID-19 muncul, dan itu sangat buruk—mereka dalam kesulitan. Lalu Anda bertanya, bagaimana bisa keluar ke Eropa, ke dunia, ke Amerika Serikat. Jadi itu tidak pergi ke China—mereka menghentikannya dengan dingin, mereka tahu itu masalah, tetapi (bagi) mereka tidak,” tegas Trump.

Dalam persaingan ekonomi global antara AS dan China, lanjut Trump bahwa ekonomi Beijing tidak akan mampu mengejar ketertinggalannya dari Washington. Menurutnya, AS akan segera kembali pada posisinya sebagai ekonomi terbesar setelah pulih dari pandemic ini.

Hubungan yang tegang antara AS dan China tentang siapa yang harus disalahkan atas pandemi global virus corona semakin memburuk pasca Washington membawa masalah otonomi Hong Kong ke hadapan Dewan Keamanan PBB.

Presiden Trump bahkan mengancam memberikan sanksi kepada China dan mencabut status perdagangan khusus AS dengan Hong Kong. Beijing menuntut agar Washington meninggalkan urusan dalam negeri China.

Pada hari Rabu, AS mengumumkan penangguhan layanan udara komersial China ke Amerika Serikat mulai 16 Juni.