Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Sekda Syaifullah
Sekda Syaifullah

Dipojokkan oleh Pesan Berantai, Sekda Syaifullah: Ada yang Sengaja Mau Menjatuhkan Saya



Berita Baru, Bondowoso – Soal beredar pesan PDF berisi capture percakapan antara diduga Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Syaifullah dengan perempuan bernama Hayu, mendapat tanggapan dari Sekda Syaifullah.

Syaifullah mengakui perempuan tersebut bernama Hayu. Kata Syaifullah, perempuan yang berprofesi sebagai dokter gigi itu memang berkomunikasi dengan dirinya karena mengalami hambatan dalam perceraian. Namun Syaifullah menegaskan, tidak terjadi apa-apa antara dirinya dan Hayu, sebagaiamana disangkakan pesan berantai.

“Tentang perempuan itu namanya Hayu. Dia beberapa bulan yang lalu pernah mengeluhkan permasalahannya kepada saya. Dia mengalami hambatan dalam perceraiannya dan saya bantu. Demi Allah saya tidak melakukan apa-apa dengan dia. Dan dia sudah punya suami sekarang,” ungkapnya kepada sejumlah awak media di kantornya, Kamis (27/08).

Sebagai seorang yang memegang erat nilai-nilai dan ajaran Islam, Syaifullah menegaskan tidak mungkin melakukan perzinahan. Meski di islam juga boleh menikah lebih dari satu, tapi Sekda Syaifullah meresa dirinya juga tidak mampu adil jika menikahi lebih dari satu perempuan.

“JadiĀ  kalau kita melakukannya dengan cara apapun, itu sulit adil. Karena, adil itu tidak bisa diberikan kepada manusia biasa, apapun caranya. Sehingga, saya menjaga itu,” ujarnya.

Menurut Sekda Syaifullah, dengan kerangka berpikir tersebut ia mempersilakan masyarakat menilai. Namun ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak mungkin melakukan hal yang disangkakan tersebut.

“Saya bersumpah atas nama Allah tidak melakukan apa-apa. Bahkan menyentuh pun pada dia (Hayu) tidak pernah,” tegasnya.

Sekda Syaifullah justru sudah menganggap Hayu sebagai putri sendiri. Itulah mengapa, ketika Hayu minta bantuan, ia berkenan membantu.

“Memang Hayu itu berkeluh kesah terhambat, menikah pun dia tidak bisa. Kemudian saya minta inspektorat memeriksa apa yang terjadi dibawah. Dalam proses ini saya tunjukan agar bersabar dengan anak. Ia seperti di chat itu, bukan tipe saya melakukan hal kayak itu,” ungkapnya.

Sekda Syaifullah menuturkan, pesan itu memang sengaja dihembuskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menjatuhkan jabatannya. Oleh karena itu, kepada orang yang ia sebut ‘dzolim’, dirinya akan tegas.

“Proses hukum akan saya lalukan. Namun akan kami kaji terlebih dahulu,” sambungnya.

Sebab, langkah hukum, lanjut Syaifullah, dapat menimbulkan kegaduhan publik.

“Kemarin dua orang sudah dilaporkan. Ternyata saya cabut, karena dia memohon-mohon, Saya mempunyai kepentingan melindunging dan membahagiakan masyarakat Bondowoso,” tutupnya.