Sekda Bondowoso Akui Hayu Pernah Keluhkan Persoalan Rumah Tangga Padanya

    Sekda Bondowoso
    Sekda Bondowoso

    Berita Baru, Bondowoso – Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Syaifullah angkat bicara soal beredar pesan PDF dari nomor misterius kepada sejumlah awak media dan LSM. Pesan itu berisi percakapan pribadi WhatsApp yang diduga dirinya dengan Hayu Henning Handayani.

    Saat dikonfirmasi oleh media Sekda Syaifullah mengaku, bahwa perempuan yang disebut Hayu Hening Handayani pernah mengeluhkan persoalan rumah tangga padanya.

    “Tentang perempuan itu namanya Hayu. Dia beberapa bulan yang lalu mengeluhkan permasalahannya kepada saya. Dia mengalami hambatan dalam perceraiannya dengan mantan suaminya dan saya bantu. Demi Allah saya tidak melakukan apa-apa dengan dia, dan dia sudah punya suami sekarang,” ungkapnya kepada sejumlah awak media di kantornya, Kamis (27/08).

    Sekda Syaifullah mengaku, selama berkomunikasi dengannya tidak pernah melakukan hal-hal sebagaimana yang disangkakan dalam pesan berantai. Dia bahkan berani bersumpah tidak pernah menyentuh Hayu.

    “Kalau saya mau bermain-main dengan perempuan kenapa tidak dari dulu waktu saya masih jadi Kabag. Tapi alhamdulillah pekerjaan itu tidak pernah saya lakukan itu,” paparnya.

    Berita Terkait :  Silaturahmi Masyarakat Mukim Siem Bersama Bupati Aceh Besar

    Menurutnya, perzinahan itu mematikan semua kehidupan. 

    “Makanya teman-teman di bawahan di kantor saya selalu mengingatkan untuk tidak melakukan perzinahan. Orang punya ilmu apa saja akan mati jika melakukan perzinahan,” cetusnya.

    Sekda Syaifullah menuturkan, memang Hayu itu berkeluh kesah, karena terhambat untuk menikah lagi.

    “Menikah pun dia tidak bisa. Kemudian saya minta inspektorat memeriksa apa yang terjadi sebenarnya di bawah,” sambungnya.

    Selain itu, dia juga menyampaikan, pesan itu memang sengaja dihembuskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menjatuhkan jabatannya.

    Terkait beredarnya pesan PDF itu, Sekda Syaifullah akan menempuh langkah hukum. Namun terlebih dahulu akan melakukan kajian.

    “Kemarin dua wartawan orang sudah saya laporkan. Ternyata saya cabut, karena dia memohon-mohon untuk dicabutnya, Saya mempunyai kepentingan melindungi dan membahagiakan masyarakat Bondowoso,” pungkasnya.

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan