Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

SEMA UIN SUNAN KALIJAGA
SEMA-U UIN Sunan Kalijaga bersama Bawaslu Kabupaten Sleman menggelar Sekolah Kader Partisipasi Pemilu Mahasiswa di Kantor Bawaslu Sleman, Selasa (7/12).

SEMA-U UIN SUKA Bersama Bawaslu Sleman Gelar Sekolah Kader Partisipasi Pemilu Mahasiswa

Berita Baru, Yogyakarta – Senat Mahasiswa Universitas (SEMA-U) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman menggelar Sekolah Kader Partisipasi Pemilu Mahasiswa di Kantor Bawaslu Sleman, Selasa (7/12).

Ketua SEMA-U UIN SUKA Abdul Azisurrahman mengatakan kampus merupakan miniatur negara, oleh karena itu penting bagi mahasiswa untuk mengetahui sistem pemilu negara yang kemudian dapat implementasikan kampus.

“Mahasiswa nantinya dapat mengambil peran dalam memberikan gerakan partisipasi  pengawasan pemilu yang demokratis,” kata pria yang akrab disapa Azis.

Mahasiswa, menurut Azis harus mempunyai kesadaran akan pentingnya melakukan perubahan sosial melalui struktur langsung.

“Dalam artian untuk melakukan perubahan pada yang lebih baik harus ditempuh banyak hal, termasuk Lewat struktur,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman M. Abdul Karim Mustofa menyambut baik digelarnya Sekolah Kader Partisipasi Pemilu Mahasiswa tersebut.

“Diskusi sekaligus sharing informasi seputar penyelenggaraan pemilu dan pemilihan SEMA merupakan bagian dari upaya untuk menghidupkan nilai-nilai demokrasi di tengah-tengah masyarakat,” kata Karim.

“Mahasiswa adalah agen perubahan yang kelak akan mengambilalih tampuk kepemimpinan bangsa ini, oleh sebab itu pertemuan ini menjadi penting sekaligus strategis untuk mempersiapkan masa depan demokrasi di Indonesia, khususnya di wilayah Sleman yang lebih baik lagi ke depan nya,” imbuhnya.

Sedari awal, jelas Karim, mahasiswa dapat mempraktikkan model-model berdemokrasi yang sehat dalam Pemilu mahasiswa. Mulai dari pelaksanaan pemilu yang taat aturan, memberikan kesempatan kontestasi yang adil kepada seluruh calon, hingga menolak praktik politik uang dalam pemilu mahasiswa.