Dianggap Langgar UU Ketenagakerjaan, Tagar #BoikotSampoerna Jadi Trending

Berita Baru, Jakarta – Media sosial Twitter tanah air, tiba-tiba saja digemparkan dengan trendingnya tagar #BoikotSampoerna pada Selasa (26/11/2019) siang.

Berbagai twit cuitan muncul, menguak sisi gelap dari bisnis rokok yang dijalankan oleh PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HM Sampoerna) membanjiri linimasa Twitter.

Fenomena masuknya tagar #BoikotSampoerna tidak hanya membuat geger warganet, tetapi juga membuat investor saham HM Sampoerna lari ketar-ketir.

Melansir dari Twitter @LaskarKretek mengatakan, dalam catatan Kemenaker, Sampoerna telah dua kali melanggar aturan ketenagakerjaan yaitu penerapan standar ganda aturan kerja antara pekerja kerah putih dan kerah biru.

“Karena tidak boleh di outsource penyerahan pekerjaan utama (core bisnis) kepada MPS sebagai pihak ketiga , seperti yang dilakukan Sampoerna ini, maka diduga melanggar Pasal 66 UU 13 / 2003 Junto Permenakertrans No 109 / 2012,” tulisnya

Laskar Kretek juga menambahkan, nih ya dalam industri rokok keretek, proses pelintingan adalah bagian dari pekerjaan inti yang tidak boleh di-outsource.

Aksi jual menjadi aktivitas yang mendominasi perdagangan saham HMSP sepanjang siang ini, Selasa (26/11/2019). Hingga akhir sesi I, keuntungan jual atas saham HMSP yang telah dibawa lari asing mencapai Rp3,71 miliar atau setara dengan Rp105,55 miliar dalam sebulan terakhir. 

Tekanan jual tersebut sempat membuat saham HMSP lumpuh hingga ke level terendah di angka Rp2.000 per saham. Meski begitu, saham HMSP bergerak dengan kecenderungan menguat hingga siang ini dengan catatan level tertinggi di angka Rp2.040 per saham.

Menutup perdagangan siang ini, saham HMSP stagnan di level Rp2.010 per saham. Geliat jual-beli saham HMSP terbilang ramai, yakni ada 2.323 kali transaksi atas 11,57 juta saham HMSP dengan nilai trasaksi harian mencapai Rp23,31 miliar. 

Jika melihat riwayat perdagangannya, saham HMSP menunjukkan tren penurunan dalam tiga bulan terakhir. Dalam kurun waktu tersebut, saham HMSP terbakar hingga -29,47% atau setara dengan koreksi -38,34% dalam enam bulan ke belakang.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan