Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

9 Persen Warga 4 Kabupaten di Papua Belum Miliki Jaminan Kesehatan
ilustrasi pemeriksaan kesehatan (Foto: ANTARA)

9 Persen Warga 4 Kabupaten di Papua Belum Miliki Jaminan Kesehatan

Berita Baru, Jakarta – Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Merauke bertanggungjawab terhadap empat Kabupaten, yaitu Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat.

Menurut data yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), keempat daerah tersebut memiliki jumlah penduduk sebesar 506.661 jiwa. Sementara yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan sebanyak 463.360 jiwa atau sekitar 91,45 persen.

‘’Sampai sekarang masih ada sekitar 9 persen penduduk yang ada di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Merauke yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan atau belum memiliki jaminan kesehatan ketika sakit,’’ kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke Achmad Zainuddin, dikutip dari infopublik.

Warga yang telah terdaftar dalam BPJS Kesehatan, lanjut Zainuddin, iurannya dibayarkan oleh pemerintah pusat lewat APBN, Pemkab lewat APBD, kemudian pegawai swasta, PNS, TNI dan Polri maupun peserta mandiri.

Menurutnya, warga yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan tersebut disebabkan karena beberapa faktor di antaranya masalah kondisi geografis dan kepemilikan KTP elektronik. Sebab, menurutnya, salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi peserta JKN-KIS adalah harus memiliki nomor induk kependudukan atau KTP elektronik.

‘’Nomor induk kependudukan itu yang akan menjadi dasar untuk dapat didaftarkan apakah sebagai peserta penerima iuran yang dibayarkan dari APBN atau dari APBD Pemda, jika warga yang bersangkutan masuk kategori kurang mampu,’’ katanya.

Karena itu, BPJS Cabang Merauke telah berusaha melakukan beberapa langkah, antara lain melalui kerjasama dengan Dinas Sosial untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk segera mengurus dan memiliki NIK.

‘’Kita juga turun ke kampung-kampung untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, seperti yang kami lakukan di tahun 2021 dengan memberikan sosialisasi di beberapa kampung di Distrik Muting,’’ pungkasnya.