Depresi Kena PHK, Pria di Gresik Tewas Gantung Diri

-

Berita Baru, Gresik – Moh. Djupri (52), warga asal Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri. Pria itu mengakhiri hidupnya dengan seutas tali tampar warna biru yang diikatkan pada kayu usuk di dapur rumahnya.

Peristiwa bunuh diri itu terjadi pada hari Senin, (8/3) kemarin sekitar pukul 13.30 WIB. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya yakni Muhammad Ridwan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Nur Sugeng Ari putra mengatakan, dari keterangan beberapa saksi, korban diduga mengalami depresi atau stres setelah diberhentikan atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari pekerjaannya di PT. Swabina Gatra sekitar satu tahun yang lalu.

Berita Terkait :  KLHK; Kabut Asap Palangka Raya dalam Kondisi Berbahaya
Berita Terkait :  Jawa Timur Kembali Mencatat Kasus Terbanyak Positif Covid-19

“Setelah diberhentikan, korban sering terlihat bingung atau linglung dan sering mengeluh susah tidur,” ungkapnya, Selasa (9/3).

AKP Sugeng menerangkan, jasad korban kemudian dilakukan pemeriksaan mayat oleh petugas, selanjutnya jasad korban dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik guna dimintakan VER Jenazah.

“Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dan Keluarga korban tidak berkenan di lakukan otopsi dan dikuatkan dengan pernyataan di atas materai diketahui Kepala Desa Sumari,” kata Sugeng.

Barang bukti berupa tali tampar warna biru, dan kursi plastik kecil diduga buat tumpuan kaki korban telah diamankan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Rumah Gus Yani-Bu Min Dibanjiri Karangan Bunga Ucapan Selamat, dari Petinggi Partai Hingga Warga

TERBARU