Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

(Foto:Kelurahan Putat Gunung Kidul )
(Foto:Kelurahan Putat Gunung Kidul )

Data BPS: Usaha Pertanian Turun, Jumlah Perusahaan Pertanian Naik



Berita Baru, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perubahan signifikan dalam struktur usaha pertanian Indonesia. Data dari Sensus Pertanian 2023 menunjukkan penurunan jumlah usaha pertanian sebanyak 2,35 juta unit, mencapai 29.360.833 unit pada tahun 2023, dibandingkan dengan data pada 2013 yang mencapai 31.715.486 unit.

Sekretaris Utama BPS, Atqo Mardiyanto, menyampaikan bahwa perubahan juga terjadi pada jenis usaha pertanian perorangan (UTP) yang turun sebanyak 2,36 juta unit, mencapai total 29.342.202 unit pada tahun ini. Di sisi lain, jumlah perusahaan pertanian berbadan hukum (UPB) mengalami peningkatan mencolok sebesar 35,54 persen dari 4.209 pada 2013 menjadi 5.705 pada 2023.

“Atas hasil pemeriksaan 2005 hingga semester I 2023, kita dapat menyelamatkan uang dan aset negara sebesar Rp132,69 triliun,” kata Atqo Mardiyanto dalam acara Diseminasi Hasil Sensus Pertanian 2023 Tahap 1, Senin (4/12/2023).

Dalam konteks usaha petani lainnya (UTL), jumlahnya bahkan mengalami peningkatan mencapai 116,08 persen dari 5.982 unit pada 2013 menjadi 12.926 pada tahun ini.

Sementara itu, BPS menyoroti kondisi demografis petani di Indonesia. Data menunjukkan mayoritas petani berusia tua, dengan 42,39 persen berusia 43 hingga 58 tahun, dan 27,61 persen berusia 59 hingga 77 tahun. Petani berusia 27 hingga 42 tahun hanya mencapai 25,61 persen, sementara yang berusia di atas 78 tahun sebanyak 2,24 persen.

“Atas hasil pemeriksaan 2005 hingga semester I 2023, kita dapat menyelamatkan uang dan aset negara sebesar Rp132,69 triliun,” ujar Atqo.