Berita

 Network

 Partner

CEO Sony Akan Ciptakan Robot Pemenang Nobel
Sony Aibo Robot Dog/Doc. Ubergizmo

CEO Sony Akan Ciptakan Robot Pemenang Nobel

Berita Baru, Inovasi – CEO Sony Computer Science Laboratories, Hiroaki Kitano mengatakan bahwa pihaknya berharap di masa mendatang piaknya dapat menciptakan robot yang dapat memenangkan hadiah Nobel.

Menurutnya, sejauh ini robot dan AI telah banyak digunakan bersama untuk melakukan berbagai hal seperti dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit pada manusia sebelum manusia dapat melakukannya, dapat digunakan untuk memformulasi obat baru, dapat digunakan untuk membuat produk dengan cara yang lebih efisien daripada yang dapat dilakukan manusia, juga dapat menjelajahi area yang tidak dapat dilakukan oleh manusia.

Dilansir dari Ubergizmo, CEO Sony tersebut mengatakan bahwa pihaknya telah merencanakan untuk menciptakan “bentuk hibrida ilmu yang akan membawa sistem biologi dan ilmu lainnya ke tahap berikutnya,” yang dengan kata lain adalah AI yang sangat pintar sehingga dapat menandingi pemikiran ilmiah terkemuka saat ini.

Berita Terkait :  Seniman Jepang Gabungkan Pameran Seni Digital dan Sauna

Kitano menjelaskan masalah yang selama ini terjadi pada sebagian besar robot adalah bahwa mereka cenderung diciptakan hanya sebaik orang yang membuatnya dan perangkat lunak yang menggerakkannya dan ia mengharapkan sesuatu yang melebihi hal tersebut.

“Karakteristik yang berbeda dari tantangan ini adalah untuk memasukkan sistem ke dalam domain terbuka untuk mengeksplorasi penemuan-penemuan yang signifikan daripada menemukan kembali apa yang sudah kita ketahui atau mencoba untuk meniru proses pemikiran manusia yang berspekulasi. Visinya adalah merumuskan kembali penemuan ilmiah itu sendiri dan menciptakan bentuk alternatif penemuan ilmiah,” terangnya sebagaimana dikutip Berita Baru, Senin (30/8/21).

Dia juga percaya bahwa dengan “mengalihdayakan” generasi hipotesis untuk dijelajahi. Hal itu akan memberi ilmuwan manusia lebih banyak waktu untuk fokus pada strategi penelitian untuk memutuskan hipotesis mana yang layak untuk diteliti.

Berita Terkait :  Nokia Menangkan Proyek Jaringan 5G Globe Telecom Filipina