Berita

 Network

 Partner

BPS: Mei 2021 Terjadi Inflasi 0,32 Persen

BPS: Mei 2021 Terjadi Inflasi 0,32 Persen

Berita Baru, Jakarta – Badan Pusat Statistik menyampaikan pada Mei 2021 terjadi inflasi sebesar 0,32 persen. Sebanyak 78 kota dari 90 kota mengalami inflasi dan tertinggi di Manokwari sebesar 1,82 persen dan terendah terjadi di Tembilahan sebesar 0,01 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran.

“Yaitu kelompok transportasi sebesar 0,71 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,59 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,52 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,44 persen,” kata Setianto saat konferensi pers virtual Rabu (2/6).

Berita Terkait :  Menkeu dan DPR Tetapkan Pertumbuhan Ekonomi 2021 di Angka 5 Persen

Selanjutnya, Setianto mengatakan kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,38 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,27 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,12 persen.

Lalu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,07 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan dan kelompok pendidikan masing-masing sebesar 0,01 persen.

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Mei) 2021 sebesar 0,90 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Mei 2021 terhadap Mei 2020) sebesar 1,68 persen.

Komponen inti pada Mei 2021 mengalami inflasi sebesar 0,24 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Mei) 2021 sebesar 0,61 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Mei 2021 terhadap Mei 2020) sebesar 1,37 persen.

Berita Terkait :  Hastag #UninstallTokopedia Jadi Tranding Twitter, Ini Penyebabnya