Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

BI Checking Jadi Hambatan Pelamar Kerja, Bagaimana Cara Memperbaiki Skor Kredit?

BI Checking Jadi Hambatan Pelamar Kerja, Bagaimana Cara Memperbaiki Skor Kredit?



Berita Baru, Jakarta – Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), yang sebelumnya dikenal sebagai BI Checking, menjadi viral setelah beberapa pelamar kerja mengalami kegagalan dalam melamar pekerjaan.

Salah satu perusahaan, yang namanya tidak disebutkan, menerapkan syarat BI Checking untuk calon karyawannya. Akibatnya, lima kandidat harus menghadapi kegagalan karena terbukti memiliki masalah dalam membayar tagihan utang mereka.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BI Checking adalah proses pengecekan riwayat kredit seseorang di sistem informasi debitur Bank Indonesia (BI) sesuai dengan permintaan debitur. Biasanya, BI Checking dilakukan saat seseorang ingin mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR).

“Ketika permohonan kredit seseorang berulang kali ditolak oleh bank, bisa jadi karena riwayat kreditnya buruk dalam sistem informasi debitur,” jelas OJK dalam situs resminya.

Sistem informasi debitur (SID) adalah kumpulan data yang berisi informasi nasabah yang memiliki kredit di berbagai bank. SID memberikan informasi apakah riwayat kredit nasabah tersebut baik atau buruk.

Sebelum melamar pekerjaan, penting untuk memastikan bahwa skor BI Checking Anda bersih. Biasanya, skor kredit buruk disebabkan oleh tunggakan pembayaran kredit atau tagihan yang tidak dibayarkan tepat waktu, bahkan tidak dibayarkan sama sekali.

“Tagihan yang dibayar tepat waktu tidak hanya menguntungkan pihak bank, tetapi juga debitur. Riwayat kredit yang baik berdampak pada skor kredit. Ini akan mempermudah debitur jika ingin mengajukan kredit di masa mendatang,” kata Direktur Utama IdScore, Yohanes Arts Abimanyu, pada Juli 2022.

Namun, jika Anda sudah memiliki masalah dalam skor BI Checking, bagaimana cara memperbaikinya? Berikut beberapa langkah yang dapat diambil:

  1. Perhatikan Jatuh Tempo Tagihan: PT Pefindo Biro Kredit (IdScore) memberikan tips untuk memperbaiki skor kredit yang buruk. Pastikan pembayaran cicilan dilakukan sebelum jatuh tempo untuk menghindari penilaian kredit yang buruk.
  2. Lunasi Tagihan yang Menunggak: Prioritaskan pelunasan tagihan tertua terlebih dahulu, atau daftarkan tagihan berdasarkan nominal. Pelunasan tagihan yang tertunda akan membantu meningkatkan skor kredit.
  3. Konfirmasi Pembayaran: Pastikan pembayaran yang telah Anda lakukan tercatat dengan benar oleh bank atau lembaga keuangan. Mintalah surat penjelasan dari bank dan konfirmasikan kepada OJK bahwa Anda telah menyelesaikan kewajiban kredit.
  4. Memeriksa Credit Report: Dapatkan laporan kredit debitur yang berisi informasi lengkap tentang identitas debitur, profil kredit, histori kredit, dan skor kredit. Laporan ini dapat membantu dalam memahami profil risiko dan reputasi keuangan Anda.
  5. Disiplin Mengatur Keuangan: Pertahankan disiplin dalam mengatur keuangan dan hindari mengajukan kredit atau pinjaman yang tidak diperlukan. Hal ini akan membantu menjaga skor kredit Anda agar tetap baik.