Berita

 Network

 Partner

Presiden
Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Pulau Dewata, Provinsi Bali. (Foto: Instagram @jokowi)

Bertolak ke Pulau Dewata, Presiden Jokowi Tinjau Lokasi KTT G20

Berita Baru, Jakarta – Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Bali, untuk meninjau penanaman Mangrove, dan lokasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022, serta memberikan pengarahan pada Forkopimda Provinsi Bali.

Melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kepala Negara bersama rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Jumat pagi, 8 Oktober 2021.

Setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Presiden Jokowi akan langsung menuju Taman Hutan Raya Ngurah Rai untuk meninjau pelaksanaan penanaman mangrove.

“Selamat pagi. Hari ini saya bersama Ibu Negara berkunjung ke Bali untuk menghadiri kegiatan penanaman mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai,” tulis Presiden Jokowi dalam Instagramnya, @Jokowi.

Setelahnya, Presiden diagendakan untuk memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali yang digelar di Gedung Wisma Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali.

Mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Bali, Presiden akan meninjau sejumlah lokasi yang akan digunakan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

“Bertemu para pimpinan daerah, dan meninjau sejumlah lokasi Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan digelar di Bali, tahun depan,” terang orang nomor satu di Tanah Air itu.

Sebagaimana di ketahui, pada tahun 2022 mendatang, Indonesia dipercaya untuk menjadi tuan rumah pertemuan akbar berskala internasional, Konferensi Tingkat Tinggi G20.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo dalam penerbangan menuju Provinsi Bali, diantaranya Mensesneg, Pratikno, Menlu Retno Marsudi, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Selain itu juga, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Berita Terkait :  Promosikan UU Cipta Kerja di APEC, Jokowi Undang Investor ke Indonesia