Baru Dilantik Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Forkot Beber Sejumlah PR Gus Yani-Bu Min

    Berita Baru, Gresik – H. Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) – Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2021-2024 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jum’at (26/2).

    Ketua Forum Kota (Forkot) Gresik, Haris Sofwanul Faqih menyampaikan ucapan selamat, dan berharap pasangan muda yang memenangi Pilkada Gresik 2020 itu lebih visioner dan pro rakyat, sesuai semboyan ‘Gresik Baru’.

    “Selamat, pemimpin muda adalah spirit untuk merubah nasip rakyat Gresik,” kata Bogel, sapaan akrabnya.

    Selanjutnya, Bogel menilai, kemenangan Gus Yani-Bu Min adalah berangkat dari kehendak rakyat yang menginginkan perubahan di Kabupaten Gresik. Oleh sebab itu, dirinya mengingatkan bahwa kemenangan Gus Yani-Bu Min tidak hanya karena kemenangan tim saja, tetapi kemenangan itu di picu atas kehendak rakyat.

    “Sehingga menjadi keharuskan kepemimpinan kedepan harus mengutamakan kepentingan rakyat, karena dipimpin oleh kaum muda, jadi jangan terlalu uforia politik dan mengabaikan harapan rakyat,” tegasnya.

    Selain itu, pemuda pimpinan lembaga yang kerap melakukan kontroling kebijakan baik tingkat daerah maupun nasional itu juga memberikan sejumlah catatan pengalaman selama melakukan kontroling pemerintah di periode sebelumnya.

    “Pengalaman yang ada kita temui, masih banyaknya persoalan di kabupaten Gresik yang belum terselesaikan hingga sekarang, dari mulai banjir tahuan, pembangunan megaproyek yang tak substansi pada kondisi rakyat Gresik, pencemaran lingkungan akibat ulah industri, krisis air bersih, sengketa tanah, kelangkaan pupuk bersubsidi yang merugikan petani, kemiskinan, penyempitan lahan pertanian akibat alih fungsi, pengangguran di usia produktif, maraknya reklamasi yang merugikan nelayan, banyaknya keluhan PDAM, sampai kasus korupsi yang melibatkan pejabat teras Pemda Gresik,” beber Bogel.

    Disektor pertanian misalnya, pihaknya sangat menyayangkan banyak keluhan para petani terkait kelangkahan pupuk, kemudian ketidaktepatan waktu distribusi sehingga menjadikan petani merugi, belum lagi faktor imbas banjir tahunan. Padahal, perusahaan BUMN PT Petrokimia ada di Kota Gresik.

    “Persoalan ini harus secepatnya diberikan solusi dari kepemimpinan hari ini,” desaknya.

    Banyaknya persoalan yang belum terselesaikan itu, menjadikan tugas Gus Yani-Bu Min untuk mewujudkan ‘Gresik Baru’ cukup banyak. Namun, semua PR itu harus diselesaikan jika memang kepemimpinanya bersandar pada kehendak rakyat.

    Masih menurut Bogel, Forkot Gresik mengimbau agar dalam kepemimpinan baru ini lebih bekerja keras untuk menyelesaikan persolalan-persoalan yang masih menjadi problem di tengah masyarakat, apalagi dalam merubah mindset birokrasi.

    “Bukan menjadi rahasia lagi kasus korupsi di gresik jadi sorotan dari kasus korupsi tingkat kecamatan bahkan tahun lalu beberapa Kepala Dinas kenak OTT Kejaksaan, serta difonis bersalah dan mencatut beberapa nama pejabat yang mendapatkan aliran dana hasil dari tindakan tersebut tak , artinya pemimpin baru saat ini harus tegas agar mampu menjadikan Gresik bersih, serta mampu mensejahtrakan rakyat Gresik yang memang terlanjur hidup dinaungan industrialisasi,” ungkapnya.

    Terakhir, Forkot Gresik berkomitmen akan terus mengawal kepemimpinan saat ini, agar tetap memiliki keberpihakan pada rakyat.

    “Tentu dengan tradisi intelektual dan aksi masa adalah cara agar demokrasi kita lebih baik, dalam teori politik bahwa kekuasan cenderung menindas maka rakyat harus selalu mengontrol kebijakan kebijakan yang ada, agar pemerintah kedepan lebih responsif dan tak alergi dengan kritik apa lagi demonstrasi,” terang Bogel.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini