Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Aparat Berhasil Mengetahui Lokasi KKB yang Menyandera Pilot Susi Air
Pilot Susi Air sudah satu bulan disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya. (Foto: Istimewa)

Aparat Berhasil Mengetahui Lokasi KKB yang Menyandera Pilot Susi Air



Berita Baru, Jakarta – Kejadian penyanderaan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua masih menjadi sorotan publik. Kabar terbaru menyebutkan bahwa aparat TNI telah berhasil mengetahui lokasi KKB yang menjadi tempat penyanderaan tersebut. Namun, operasi penyelamatan pilot masih terkendala oleh kondisi cuaca yang sangat tidak menentu di Papua.

Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono menyatakan bahwa situasi semakin mengerucut dan terfokus. Meskipun demikian, gugurnya Pratu Miftahul Arifin dari Satgas Yonif R 321/GT menjadi korban dari serangan KKB yang menyulitkan operasi penyelamatan.

“Yang paling menyulitkan dalam operasi ini adalah cuaca. Kondisi pilot sudah dikerahui areanya. Operasinya sudah semakin mengerucut dan terfokus. Jadi cuaca, dan ini sangat tidak menentu di Papua,” kata Julius di Mabes TNI, Jakarta Timur, Minggu (16/4/2023).

Julius mengatakan bahwa Panglima TNI Laksamana Yudo Margono telah memerintahkan jajarannya untuk tidak ragu-ragu mengambil tindakan guna menyelamatkan Philip Mark Mehrtens dari para penyandera.

Meskipun sulit karena cuaca yang tidak menentu, aparat TNI terus melakukan pencarian dan bantuan tempur dengan kekuatan maksimal.

“Satu (prajurit) terjatuh di kedalaman 15 meter. Dan ketika mencoba untuk menolong, mendapatkan serangan ulang,” katanya.

Situasi yang semakin tegang ini membuat publik semakin khawatir dan berharap agar aparat TNI segera dapat menyelesaikan penyanderaan tersebut dengan selamat. Semoga situasi dapat segera diatasi dan semua pihak terlibat dalam insiden ini dapat kembali ke keluarga masing-masing dengan selamat.

“Kami kesulitan menghubungi karena kondisi cuaca yangg tidak menentu. Untuk itu Panglima TNI secara terus-menerus memerintahkan untuk melakukan pencarian dan bantuan tempur dengan kekuatan maksimal,” katanya.