Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

WHO Tuding Tanzania Rahasiakan Penyebaran Virus Ebola

WHO Tuding Tanzania Rahasiakan Penyebaran Virus Ebola



Berita Baru, Internasional – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menuding Pemerintah Tanzania merahasiakan penyebaran virus Ebola di negaranya. Hal itu dianggap dapat menghambat upaya memberantas Virus Ebola.

Dikutip dari AFP, kecurigaan WHO bermula pada 10 September lalu. Kala itu, seorang pasien di Dar es Salaam dinyatakan positif Ebola. Pasien juga telah mengalami masa karantina.

Pasien menunjukkan gejala-gejala yang mirip dengan apa yang dialami oleh para pengidap demam berdarah, malaria, dan Ebola. Namun, nyawa pasien tak berhasil diselamatkan.

“Meski ada beberapa pernyataan [dari pemerintah Tanzania], tapi WHO tak menerima pernyataan lebih lanjut mengenai kasus tersebut dari pihak berwenang,” ujar WHO, Sabtu (21/9).

Pemerintah Tanzania tak melaporkan penyebaran virus Ebola. Tanzania justru menolak pengujian konfirmasi sekunder oleh WHO.

“Sampai saat ini, detail klinis dan hasil penyelidikan, termasuk tes laboratorium yang dilakukan untuk mendiagnosis pasien, belum dilaporkan pada WHO,” jelas WHO lagi.

Kurangnya informasi dari pemerintah Tanzania membuat WHO tak dapat memastikan penyebab meninggalnya pasien tersebut.

Hingga saat ini, WHO masih menduga bahwa pasien melakukan perjalanan ke daerah tertentu yang menjadi lokasi penyebaran virus.

Jika hilangnya nyawa pasien benar diakibatkan oleh Ebola, maka itu menjadi kasus pertama yang terjadi di Tanzania. Kasus itu bahkan dapat memengaruhi penyebaran virus Ebola di Tanzania.

Ebola merupakan penyakit yang ditularkan melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi. Penyakit ini mengakibatkan pendarahan internal dan berisiko kematian. Wabah Ebola pertama kali muncul di Kongo dan meluas ke negara Afrika lainnya sejak 1976.

Sumber : CNN