Berita

 Network

 Partner

WhatsApp Putuskan Kebijakan Privasinya Sebagai Layanan Opsional
WhatsApp/Doc. Ubergizmo

WhatsApp Putuskan Kebijakan Privasinya Sebagai Layanan Opsional

Berita Baru, Inovasi – WhatsApp telah menerima banyak pertentangan sejak pertama kali mengumumkan akan adanya kebijakan privasi. Hal  tersebut dikarenakan bahwa pengguna yang tidak menerima perubahan nantinya akan menemukan dampaknya berupa penggunaan aplikasi mereka menjadi terbatas dan bahkan kehilangan akses ke beberapa fitur.

Namun, tampaknya kebijakan tersebut akhirnya hanya akan menjadi layanan opsional. Hal itu sebagaimana dilansir dari Ubergizmo, berdasarkan laporan baru dari WABetaInfo, yang mengklaim bahwa kini WhatsApp tampaknya akan berubah pikiran dan hanya akan menjadikan persyaratan layanan ini sebagai opsional.

Artinya, bagi bagi para pengguna WhatsApp yang belum menyetujui persyaratan layanan baru tersebut, mungkin tidak perlu melakukannya jika memang pembaharuan tersebut dirasa tidak dibutuhkan.

Berita Terkait :  Perayaan Al-Quds, Khamaeni: Israel Bukan Negara, Melainkan Basis Teroris

“Namun, saat Anda mencoba mengobrol dengan akun bisnis, Anda harus meninjau dan menyetujui persyaratan tersebut. Ini berarti bahwa jika Anda hanya menggunakan WhatsApp untuk penggunaan pribadi dan tidak pernah mengobrol dengan akun bisnis, ini mungkin tidak akan memengaruhi Anda, tetapi jika Anda berencana untuk mengobrol dengan akun bisnis maka Anda tidak punya pilihan,” ungkap laporan tersebut, dikutip Berita Baru, Senin (30/8/21).

Sebagaimana yang sebelumnya disampaikan dalam pembelaannya pihak WhatsApp yang mana mengungkapkan  bahwa masalah dan kontroversi seputar perubahan sebagian besar akan memengaruhi obrolan dengan akun bisnis, bukan akun pribadi.

Jadi para pengguna hanya perlu menyetujuinya jika ingin berkomunikasi dengan bisnis.

Berita Terkait :  GM Kenalkan Inovasi Mobil Terbang Futuristik Cadillac