Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

MPR
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Lestari Moerdijat. (Foto: Instagram @lestarimoerdijat)

Wakil Ketua MPR Dorong Pasien Kanker Payudara Dengarkan Nasihat Dokter



Berita Baru, JakartaWakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat berharap para pasien kanker payudara mendengarkan nasehat dari dokter yang merawat demi mendapatkan pengobatan yang tepat.

Dengarkan nasehat para dokter, menjadi panduan kita untuk melangkah dan mempercayai tindakan medis yang memang sudah memiliki basis atau bukti,” kata Lestari dalam diskusi virtual mengenai kanker payudara bertajuk “Bersama Melangkah, Meraih Harapan”, Sabtu (2/10).

Menurut Lestari, pengobatan tepat ditambah terdeteksinya kanker pada stadium dini menunjukkan keberhasilan dan berdampak pada angka harapan hidup yang lebih tinggi ketimbang bila pasien baru datang dalam kondisi lanjut.

Lestari yang menjadi penyintas kanker payudara selama hampir lima tahun itu mengatakan, para pasien dan orang-orang terdekatnya perlu memahami tahap pengobatan kanker berdasarkan saran dokter, agar tak ada keraguan selama menjalani perawatan.

Merujuk pada pengalamannya, ia menyampaikan bahwa terkadang orang dekat bisa menjadi salah satu faktor yang membuat pasien ragu mengambil pengobatan.

“Pengalaman saya terdiagnosis kanker payudara, saya putuskan langsung menjalani rangkaian pengobatan. Keluarga, sahabat, semuanya berusaha mencarikan jalan agar saya mencari berbagai alternatif sebelum menjalani pengobatan yang sifatnya medikal,” ungkapnya.

Kanker payudara menjadi salah satu jenis kanker yang umum dialami wanita. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, kanker ini dialami lebih dari 2,3 juta orang wanita di seluruh dunia dengan angka kematian lebih dari 680.000 orang jiwa.

“Keterlibatan berbagai pihak termasuk melalui kampanye pemeriksaan kesehatan rutin seperti deteksi dini, lalu kemampuan melakukan diagnosa hingga pengobatan menjadi upaya untuk membantu meningkatkan angka harapan hidup pasien,” jelas Lestari.

Seperti dikutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi risiko seseorang terkena kanker payudara, antara lain bertambahnya usia atau riwayat keluarga.

“Walau begitu, seseorang masih bisa berupaya menurunkan risiko terkena kanker misalnya melalui penerapan gaya hidup sehat termasuk aktif bergerak dan menjaga berat badan sehat,” tukasnya.