Berita

 Network

 Partner

Curanmor
Lokasi tempat korban dan motornya dibakar massa (Foto: Dok. Polsek Kwanyar)

Terduga Curanmor yang Tewas Dibakar di Bangkalan Seorang Residivis

Berita Baru, Bangkalan – Seorang terduga maling motor di Kwanyar, Bangkalan Sumenep yang tewas dibakar masa identitasnya telah terungkap.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo, korban, R (50), merupakan residivis curanmor.

“Iya. Jadi Polres Bangkalan saja pernah proses dua kali. Kasusnya curanmor,” kata AKP Sigit, sebagaimana dikutip detikcom, Rabu (6/10).

Namun ia mengungkap, motor yang ikut dibakar warga bukan merupakan motor hasil kejahatan, melainkan motor korban sendiri.

“Motornya punya dia. Tapi bukan atas nama dia. Dan bukan hasil nyuri pas kejadian,” jelas Sigit.

Sigit menyatakan bahwa saat ini pihak kepolisian tengah menyelidiki massa yang terlibat membakar korban.

Bahkan, tutur Sigit, nama-nama orang yang terlibat telah dikantongi dan dicari guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Ini kami lagi selidiki. Ya tetap kami cari. Kan harus mempertanggungjawabkan. Biarpun ada pencurian sekalipun kalau menghilangkan nyawa orang ya tetap salah,” terangnya.

Sigit juga mengatakan, hingga saat ini masa yang terlibat melakukan hakim sendiri belum dipanggil dan sedang didalami.

“Belum dipanggil. Tapi masih kami dalami, kita masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dahulu,” tandas Sigit.

Sebelumnya, seorang terduga maling motor (curanmor) tewas dibakar massa. Peristiwa itu terjadi di Desa Rabesen, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, Madura.

Kapolsek Kwanyar Iptu Mansur saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Mansur mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

“Iya benar. Untuk kejadiannya kurang lebih pukul 02.00 WIB. Ya karena massa banyak kemudian (pelaku) dibakar bersama motornya” ujarnya, (5/10).

Berita Terkait :  Kasus Dugaan Korupsi di Desa Barejulat Akan Diselidiki Tim Ahli