Teman Trump, Jeffrey Epstein; Seorang Predator Anak Bunuh Diri

Jeffrey Epstein
(sumber gambar; Business Insider)

Beritabaru.co, Internasional. – Jeffrey Epstein, predator anak yang bulan lalu dijatuhi hukuman karena perdagangan dan pelecehan seks anak di bawah umur ditemukan meninggal bunuh diri.

Epstein, diketahui berteman dekat dengan Bill Clinton dan Donald Trump. Ia didakwa melakukan eksploitasi seksual terhadap puluhan gadis dibawah umur, beberapa diantaranya masih berusia 14 tahun. Epstein ditahan tanpa jaminan di penjara sejak penangkapannya pada awal Juli di sebuah bandara di New Jersey utara.

Pengadilan melaporkan, Jeffrey Epstein (66), gantung diri di Metropolitan Correctional Center Manhattan, tempat ia ditahan tanpa jaminan pada Sabtu (10/8/2019) pukul 06.30 waktu setempat.

Dikutip dari CNBC Internasional, Epstein diangkut oleh Biro Pemadam Kebakaran Layanan Medis Darurat Kota New York (FDNY-EMS) dari penjara ke Rumah Sakit Downtown New York. Ketika mereka tiba, Epstein dalam keadaan gagal jantung, dan kemudian dinyatakan meninggal oleh staf rumah sakit. FBI kini sedang menyelidiki insiden tersebut.

Epstein  sebelumnya telah berada dalam pengawasan percobaan bunuh diri setelah ditemukan setengah sadar di lantai sel penjaranya pada 23 Juli dengan bekas luka di lehernya. Jaksa Agung William Barr mengatakan dia terkejut oleh kejadian bunuh diri Epstein.

Berita Terkait :  Kim Jong Un Masih Hidup dan Sehat Walafiat

“Kematian Epstein menimbulkan pertanyaan serius yang harus dijawab, selain penyelidikan FBI, saya telah berkonsultasi dengan Inspektur Jenderal yang membuka penyelidikan tentang keadaan kematian Pak Epstein.” Kata Barr.

Kantor pemeriksa medis Kota New York pun mengatakan sedang menyelidiki penyebab dan cara kematian Epstein. Kematian Epstein menjadi kasus hukum serius dan bahkan muncul dugaan konspirasi. Pasalnya kematiannya terjadi sehari setelah Epstein membuka sejumlah dokumen. 

Sementara itu, Presiden Donald Trump menambah panas situasi. Ia me-retweet salah satu kicauan warganet terkait teori konspirasi, yang tanpa bukti, dan mencoba menghubungkan kematian Epstein, seperti yang diberitakan CNBC International. 

Penulis :Nafisa
Sumber  :CNBC
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan