TAKE Depik Bener Meriah Selaras Dengan Program SDGs Desa

-

Berita Baru, Bener Meriah – Peluncuran kebijakan Transfer Anggaran Berbasis Ekologi (TAKE) Kabupaten Bener Meriah telah dilaksanakan pada Kamis (18/2) melalui kegiatan diskusi secara virtual.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Bener Meriah dengan GeRAK Aceh dan The Asia Foundation (TAF).

Perlu diketahui bahwa inovasi kebijakan ini telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati Bener Meriah Nomor 30 tahun 2020 tentang Tata Cara Penilaian dan Penetapan Dana Insentif Pembinaan Kampung atau disingkat TAKE Depik.

Dalam kesempatan tersebut Sri Wahyuni hadir mewakili Direktorat Pengembangan Sosial dan Lingkungan Desa dan Perdesaan, Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Berita Terkait :  Kocar-kacir Dirazia Polisi Gresik, Empat Pemuda dan Empat Motor Balap Liar Diangkut

Secara lugas ia memberikan tanggapan bahwa kebijakan TAKE Depik selaras dengan program prioritas Kementerian Desa PDTT yaitu SDGs Desa, memiliki perhatian khusus terhadap dorong desa yang peduli terhadap perubahan iklim.

Berita Terkait :  Kemendes Dukung Pembangunan Desa Wisata di Kawasan Super Prioritas

“Desa tanggap perubahan iklim merupakan salah satu agenda dalam SDGs Desa,” ungkap Sri Wahyuni.

Selain itu, ia juga mengingkatkan adanya Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 21 tahun 2020 tentang pedoman umum pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa.

Regulasi tersebut sebenarnya dapat dijadikan acuan bagi pemberdayaan masyarakat desa dan pembangunan desa dengan memperhatikan perencanaan antar desa atau kewilayahan berbasis aset dan sumberdaya.

Selaras dengan kebijakan pemberian insentif fiskal kepada desa yang memiliki kinerja positif, serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah, Sri Wahyuni juga menekankan adanya integrasi perencanaan desa dengan perencanaan kabupaten.

Berita Terkait :  Kinerja Dinilai Buruk, Masyarakat Datangi DPRK Bener Meriah
Berita Terkait :  Ini Program Revitalisasi Kawasan Transmigrasi 2020-2024

“Perencanaan desa harus terintegrasi dengan perencanaan kabupaten,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  BPN Bener Meriah Raih Penghargaan Bidang Inovasi

TERBARU