Ribuan Nahdliyin Pamekasan Hadiri Perayaan HSN 2019

    Berita Baru, Pamekasan – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2019 yang jatuh tiap tanggal 22 Oktober, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Pamekasan menggelar pengajian akbar bersama KH. Mustofa Bisri atau Gus Mus, Sabtu malam (26/10). Bertempat di halaman kampus UIM, komplek Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan, acara dihadiri ribuan warga nahdliyin.

    KH. Taufik Hasyim, ketua PCNU Pamekasan menuturkan, pemilihan tempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum Bettet, lantaran melihat sejarah awal berdirinya NU di Pamekasan.

    “Sebuah penghargaan kepada Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, karena KH. Sirojuddin pendiri pesantren juga pediri NU Pamekasan dan Rois Syuriah pertama,” kata KH. Taufiq Hasyim, Sabtu (26/10) di Pamekasan.

    Mantan aktivis PMII Kediri tersebut menambahkan, mengajak warga NU menyampaikan dakwah islam Ahlussunnah wal Jamaah secara santun.

    “Tugas NU itu mengajak umat untuk menjadi hamba yang bertakwa dengan cara santun, sehingga ajakannya mudah diterima,” tambahnya.

    Sementara itu, Gus Mus yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang Jawa Tengah, dalam ceramahnya menjelaskan kepada ribuan warga nahdliyin di Pamekasan, bahwa kehadirian bangsa Indonesia tidak terlepas dari perjuangan kaum nahdliyin.

    Berita Terkait :  Delapan Warga Blora Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Rapid Test

    “Kalau tidak ada NU, tidak ada Indonesia, warga NU merupakan orang Indonesia yang beragama Islam, bukan orang Islam yang kebetulan berada di Indonesia,” kata Musytasyar PBNU. [Agus]

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan