Ratna Juwita Sampaikan Ide Pembangunan SMK Migas ke SKK Migas

    SMK Migas
    Anggota Komisi VII DPR RI, Ratna Juwita Sari (Foto: te es/Beritabaru.co)

    Berita Baru, Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi PKB dari Dapil Jawa Timur IX (Tuban-Bojonegoro), Ratna Juwita Sari nampak serius dengan ide pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Migas di Tuban.

    Hal itu terlihat saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan Satuan Kontrak Kerja Minyak dan Gas (SKK Migas), di Komplek Senayan, Jakarta, Kamis (16/01) siang.

    “Saya minta komitemen SKK Migas untuk memfasilitasi agar KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) Migas di Tuban bersedia membangun SMK Migas,” kata Ratna.

    Kepada Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Ratna menyampaikan pembangunan SMK Migas penting untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat lokal.

    “Hadirnya SMK Migas adalah bentuk tanggung jawab moral perusahaan dan pengawalan kesejahteraan masyarakat di ring 1, 2 dan 3 secara berkelanjutan,” terang Ratna.

    Anggota DPR RI Fraksi PKB dari Dapil Jatim IX (Tuban-Bojonegoro), Ratna Juwita menyimak pemaparan SKK Migas dalam RDP yang diselenggarakan Komisi VII DPR RI, (Foto: te es/Beritabaru.co).

    Ratna menjelaskan, pembangunan SDM melalui lembaga pendidikan (SMK Migas) merupakan salah satu langkah memutus mata rantai konflik masyarakat dengan perusahaan.

    Pasalnya, konflik sering kali terjadi karena tidak ada jaminan terserapnya tenaga kerja lokal. Adapun perusahan menilai tenaga kerja lokal belum memiliki keahlian khusus yang dibutuhkan perusahaan.

    Berita Terkait :  Tenaga Kerja Lokal Mayoritas Harus Warga Lokal

    “Oleh karenanya, ini harus kita siapkan sejak dini. Agar hak masyarakat mendapat pekerjaan terpenuhi dan perusahaan juga mendapat tenaga kerja yang mempuni,” pungkas Ratna.

    Menanggapi usulan tersebut, Dwi Soetjipto menyambut positif. Pihaknya akan segera berkordinasi dengan KKKS Migas di Tuban untuk merealisasikan ide itu.

    “Kami siap menjembatani dan menyampaikan ke KKKS yang ada di Tuban, agar bisa direalisasikan,” kata Soetjipto.

    Untuk diketahui, di Tuban akan dibangun kilang minyak oleh PT Pertamina bekerjasama dengan Rosneft, perusahaan minyak asal Rusia. [AD]

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan