Berita

 Network

 Partner

Presiden Jerman
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier (Foto: Reuters)

Presiden Jerman Kecam Kebijakan ‘America First’

Berita Baru, Internasional – Presiden terpilih Jerman, Frank-Walter Steinmeier, membuat pernyataan selama pidato pembukaannya di konferensi tahunan 56th Munich Security Conference, pada hari Jumat (14/2). Dalam konferensi itu dihadiri Menteri Luar Negeri Amerika Serika (AS), Mike Pompeo; Sekretaris Pertahanan, Mark Esper; Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Nancy Pelosi; Senator Lindsey Graham; dan Representative, Adam Schiff.

Dalam pidato pembukaannya, Presiden Steinmeier mengecam pendekatan kebijakan luar negeri AS “America First” dari presiden Donald Trump. Ia mengecam kebijakan itu dengan alasan bahwa AS sekarang mengutamakan kepentingannya sendiri dengan mengorbankan “sekutu terdekatnya”.

“Sekutu terdekat kami, Amerika Serikat, di bawah pemerintahan saat ini, menolak konsep komunitas internasional,” ujar Steinmeier. Ia juga menambahkan, “Pemerintahan AS sekaran memang tampak ‘Great Again,’ namun dengan tanpa perasaan rela mengorbankan tetangga dan mitranya.” Steinemeier sengaja menyebut slogan kampanye Trump tanpa menyebut nama presiden AS.

Berita Terkait :  Trump Ancam Stop Bantuan ke WHO

Steinmeier mengatakan bahwa platform kebijakan luar negeri administrasi Trump “menyakiti kita semua.” Presiden Jerman berbicara seperti itu di depan delegasi AS terbesar dan paling terkenal untuk menghadiri acara tahunan tersebut, termasuk Sekretaris Negara Mike Pompeo; Sekretaris Pertahanan Mark Esper; Ketua DPR Nancy Pelosi; Senator Lindsey Graham; Perwakilan Adam Schiff; serta banyak perwakilan tingkat atas lainnya.

Trump telah berulang kali mengkritik Berlin dan anggota NATO Eropa lainnya karena tidak memenuhi 2 persen dari target pengeluaran militer gross domestic product (GDP) atau produk domestik bruto (PDB) yang sudah ditetapkan pada KTT NATO 2014 di Wales, Inggris. Selama KTT NATO 2019 di London, Trump menunjuk Kanselir Jerman, Angela Merkel, sebagai orang yang bertanggung jawab secara pribadi karena tidak membayar cukup. Padahal, selain Jerman, ada 19 Anggota NATO yang tidak memenuhi PDB.

Berita Terkait :  COVID-19 Dunia: 145,3 Juta Kasus dan 3,1 Juta Meninggal Dunia

Steinmeier mengatakan bahwa Jerman akan terus meningkatkan biaya pertahanannya, tetapi tidak melulu “be-all, end-all, for our security.

Konferensi tahunan 56th Munich Security Conference yang berlangsung di Munich pada tanggal 14-16 Februari menyatukan lebih dari 800 delegasi, termasuk sekitar 150 kepala negara, perdana menteri dan anggota pemerintah tingkat atas. Delegasi Rusia dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov.


PenerjemahIpung
SumberSputnik News