Polres Gresik Bentuk Kampung Tangguh Semeru di Kampung Nelayan

    Berita Baru, Gresik – Upaya menekan penyebaran virus corona di Kabupaten Gresik terus dilakukan. Kali ini, Kampung Nelayan yang ada di Desa Pengkah Wetan, Gresik dibentuk sebagai kampung tangguh Covid-19.

    Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto disela peresmian Kampung Tangguh Semeru di Kampung Nelayan mengatakan, nelayan di Desa Pangkahwetan memiliki peran besar mencegah penyebaran virus corona, salah satunya dengan menerapkan standar protokol kesehatan, yakni memakai masker dan menjaga jarak antarwarga.

    “Semoga dengan dibentuknya Kampung Tangguh Nelayan, bisa menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan,” kata Arief.

    Arief berharap, melalui Kampung Tangguh Semeru ini dapat memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Gresik yang masih terbilang tinggi.

    “Melalui Kampung Nelayan sebagai Kampung Tangguh Semeru, kami harapkan dapat mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona yang masih tinggi di Gresik,” harapnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Pangkah Wetan Saifullah Mahdi mengatakan di desanya kerap digunakan sebagai tempat mancing warga dari luar daerah. Oleh karena itu, pembentukan Kampung Tangguh Covid-19 bisa menggugah kesadaran masyarakat dan nelayan terkait protokol kesehatan yang harus ditingkatkan.

    Berita Terkait :  Terminal Bunder Gresik Resmi Jadi Terminal Tangguh

    “Semoga dengan adanya Kampung Nelayan Tangguh Semeru ini penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan,” katanya.

    Untuk informasi, Kepolisian Resort (Polres) Gresik telah menyiapkan 49 Desa dan Kelurahan sebagai pilot project kampung tangguh yang tersebar di 17 Kecamatan. Dari jumlah tersebut, tiap kecamatan ada tiga desa dan kelurahan yang dijadikan pilot proyek di wilayah hukum Polres Gresik.

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan