Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Petenis Novak Djokovic Tolak Kewajiban Vaksinasi
(Foto: JawaPos)

Petenis Novak Djokovic Tolak Kewajiban Vaksinasi

Berita Baru, Internasional – Petenis kenamaan asal Serbia, Novak Djokovic mengaku dilema dengan adanya vaksinasi  wajib bagi pemain sebelum mereka mulai pertandingan di musim pandemi Covid-19. Dilansir dari laporan Reuters, Senin (20/4).

“Secara pribadi saya menentang vaksinasi dan saya tidak ingin dipaksa oleh seseorang untuk mengambil vaksin agar dapat melakukan perjalanan,” kata Djokovic dalam obrolan langsung dengan beberapa rekan atlet Serbia.

“Tapi kalau itu wajib, apa yang akan terjadi? Saya harus membuat keputusan. Saya memiliki pemikiran sendiri tentang masalah ini dan apakah pikiran itu akan berubah pada titik tertentu, saya tidak tahu” tambah Djokovic.

Bulan lalu, mantan petenis nomor satu dunia Amelie Mauresmo mengatakan bahwa pertandingan tenis 2020 mungkin akan ditiadakan. Kalaupun tetap berlangsung ia menyebut bahwa pertandingan tidak boleh dilanjutkan sebelum pemain dapat divaksinasi terhadap coronavirus novel.

“Sirkuit internasional pemain dari semua kebangsaan plus manajemen, penonton, dan orang-orang dari 4 penjuru dunia yang menghidupkan acara ini. Tidak ada vaksin  berarti tidak ada tenis,” kata pemenang grand slam dua kali itu dalam sebuah unggahan di twitter.

Namun para ahli medis mengatakan bahwa vaksin untuk melawan virus belum siap sampai tahun depan, sehingga memungkinkan bahwa turnamen tenis tidak akan dipertandingkan tahun ini.

Pada tahun ini, kejuaraan Wimbledon dibatalkan untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II, yang semula akan diadakan mulai 24 Mei – 7 Juni kemudian dijadwalkan kembali pada 20 September – 4 Oktober.

Djokovic memulai awal musim 2020 dengan memenangkan Australia Terbuka pada bulan  Januari untuk gelar grand slam ke-17, sehingga memperpanjang kemenangannya menjadi 18 pertandingan sebelum akhirnya pandemi menghentikan pertandingan olahraga di seluruh dunia.

Olimpiade Tokyo 2020 dan kejuaraan sepak bola Euro 2020 adalah di antara acara yang ditunda hingga tahun depan karena pandemi yang telah menyebabkan 165.000 kematian di seluruh dunia.

Sejauh ini badan-badan tenis yang memerintah telah menangguhkan semua turnamen hingga 13 Juli. Selain itu, Piala Rogers putri di Montreal, yang telah dijadwalkan diadakan pada Agustus, juga tidak akan berlangsung tahun ini.