Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Penelitian: Tes Antigen Cepat Tidak Akurat Digunakan Pada Anak-anak

Penelitian: Tes Antigen Cepat Tidak Akurat Digunakan Pada Anak-anak

Berita Baru, Inovasi – Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan tes antigen cepat pada anak-anak untuk mendeteksi COVID-19  tidak memenuhi kriteria akurasi sebagaimana ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, regulator AS dan Inggris.

Para peneliti mengatakan mereka telah melakukan peninjauan terhadap 17 studi tentang tes tersebut. Uji coba mengevaluasi enam merek tes pada lebih dari 6.300 anak-anak dan remaja hingga Mei 2021.

“Dalam semua kecuali satu studi, tes dilakukan oleh pekerja terlatih. Secara keseluruhan, dibandingkan dengan tes PCR, tes antigen gagal mendeteksi virus pada 36% anak yang terinfeksi,” kata para peneliti dalam laporannya di BMJ Evidence-Based Medicine, beberapa waktu lalu sebagaimana dikutip dari Reuters, Minggu (23/1/22).

Menurut para peneliti tes antigen cepat melewatkan 28% infeksi pada anak-anak dengan gejala. Di antara anak-anak yang terinfeksi tanpa gejala, tes tersebut melewatkan 44% infeksi. Selain itu juga menemukan 1% kekeliruan mendiagnosis virus pada anak yang sebenarnya tidak terinfeksi.

Para penulis mengatakan, “kinerja sebagian besar tes antigen dalam kondisi kehidupan nyata masih belum diketahui.” Tetapi temuan baru ini “menimbulkan keraguan pada efektivitas” tes antigen cepat untuk pengujian luas pada anak-anak.