Pemkab Bangkalan Adakan Program Simulasi Pemulasaraan Jenazah COVID-19

-

Berita Baru, Bangkalan — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, mengadakan kegiatan simulasi pemulasaraan jenazah Coronavirus Disease (COVID-19) di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (12/6).

Kegiatan ini tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman, terutama kepada tim medis mengenai teknik penanganan saat pemulasaraan jenazah yang meninggal disebab (terkonfirmasi) COVID-19.

Dijelaskan oleh Direktur RSUD Syamrabu Rato Ebu Bangkalan, dr. Nunuk Kristiani bahwa penanganan dan prosedur pemulasaraan jenazah yang terpapar COVID-19 wajib disesuaikan dengan protokol kesehatan yang berlaku, berdasar anjuran pemerintah.

“Penanganan ini adalah suatu upaya dalam membina semua pihak untuk memahami tata cara penanganannya. Pemulasaraan jenasah di Indonesia, termasuk di Bangkalan, merupakan yang berbasis agama, dimana bagi jenasah muslim harus diterapkan secara protokol muslim,” terangnya pada media.

“Setiap jenazah yang (meninggal) terkena COVID-19 memiliki protokol tersendiri. Sehingga kedua protokol tersebut bisa sama-sama dijalankan,” tambahnya.

Hadir dalam praktik atau simulasi pemulasaraan jenazah ini Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron, sekaligus pembinda dan didampingi jajarannya.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bangkalan, Bupati Amin, mengatakan bahwa kegitana tersebut merupakan satu program tentang prosedur perawatan dan pemulasaraan jenazah kasus Covid-19.

Tujuannya untuk melatih kesiagaan petugas dan masyarakat dalam penanganan virus yang diketahui muncul pertama kali di Wuhan, China.

Lanjut Amin, pembinaan itu juga bisa diterapkan ke semua lingkungan masyarakat, mulai dari tokoh agama beserta pihak yang bisa menyampaikan langsung kepada masyarakat.

“Kegiatan ini disambut baik oleh semua pihak seperti kehadiran Camat, Perangkat Daerah, Ketua PCNU dan Ketua MUI. Mereka sangat antusias memahami pelatihan ini,” tuturnya.

Simulasi pemulasaraan jenasah kasus COVID-19 langsung diperagakan oleh tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Rato Ebu Bangkalan.

“Jadi simulasi ini adalah dalam rangka membina semua pihak untuk membantu penanganan dan pencegahan virus ini supaya tidak semakin berkembang di daerah Bangkalan,” pungkasnya.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments