Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Patung-patung Kuno Pulau Paskah di Chili Rusak akibat Kebakaran Hutan

Patung-patung Kuno Pulau Paskah di Chili Rusak akibat Kebakaran Hutan

Berita Baru, Internasional – Patung-patung kuno di Pulau Paskah, Chili, banyak yang rusak akibat kebakaran hutan baru-baru ini yang melanda taman nasional Rapa Nui – tempat patung-patung itu berada, pihak berwenang mengumumkan.

Walikota Pulau Paskah, Pedro Edmunds Paoa, mengatakan kepada penyiar lokal Radio Pauta bahwa kebakaran yang terjadi hari Senin bukan kecelakaan. Ia mengklaim bahwa semua kebakaran di Rapa Nui disebabkan oleh manusia.

“Kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran tidak dapat diperbaiki. Retakan batu asli dan simbol tidak dapat dipulihkan, tidak peduli berapa juta euro atau dolar yang dianggarkan,” kata Paoa.

Seperti dilansir dari Sputnik News, Paoa berbicara ketika Wakil Sekretaris Warisan Budaya Chili, Carolina Perez, mengatakan bahwa masih belum jelas berapa banyak patung batu berukir yang rusak selama kebakaran di Rapa Nui, yang menghimpun lebih dari 1.000 patung dan ukiran raksasa, yang dibangun oleh suku Polinesia sekitar tahun 1400 – 1650 M.

Sementara itu, komentar yang lebih suram datang dari Ariki Tepano, direktur komunitas Ma’u Henua, yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pemeliharaan taman Rapa Nui, ia menggambarkan kerusakan itu sebagai “tidak dapat diperbaiki”.

“Moai benar-benar hangus dan Anda dapat melihat efek api pada mereka”, Tepano menambahkan.

Para ilmuwan dari seluruh dunia masih berselisih mengenai prinsip-prinsip konstruksi patung Moai, yang terbesar memiliki berat 74 metrik ton dan tinggi 10 meter.