Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Mia Khalifa
Mia Khalifa bersama kekasihnya. (Foto: @miakhalifa).

Pandemi COVID-19, Mia Khalifa Cemas Batal Menikah

Berita Baru, Internasional – Krisis korona dan sulitnya karantina menimbulkan beragam perasaan, mengingat banyaknya waktu untuk refleksi diri. Mia Khalifa telah berhasil menggabungkan kefrustasiannya dengan betapa ironi dirinya, dan itu secara alami menarik perhatian pengikut Instagram-nya.

Berdiam diri di rumah di tengah pandemik ini tampaknya telah membangkitkan beberapa pemikiran gelap sang mantan bintang film dewasa, Mia Khalifa.

Model dan sosialita, yang sebelumnya memiliki profesi singkat dalam industri pornografi, terlihat berpose untuk pengambilan gambar Instagram di depan cermin. Ia mengenakan balutan gaun putih yang memeluk indah tubuhnya dengan memamerkan kalung yang tampak begitu mewah.

Dalam caption di foto tersebut, Mia Khalifa membahas upacara pernikahannya yang telah dijadwalkan pada Juni. Tetapi kegelisahan meliputi dirinya lantaran mengingat kondisi yang nampaknya masih tidak menentu.

https://www.instagram.com/p/B-pQ03gp1Gk/?utm_source=ig_embed

“Jika dunia berakhir sebelum saya bisa berjalan ke altar, tolong kubur saya dengan salah satu dari 12 gaun yang tergantung di lemari saya untuk minggu pernikahan kami pada bulan Juni ini,” tulis Mia dalam postingannya.

Ekspresi setengah apokaliptik itu, mengundang berbagai macam reaksi dari para followersnya:

“Mungkin tidak semua 12 tetapi setidaknya salahsatunya,” salah satu follower menulis, sementara yang lain menyatakan bahwa pernikahan masih “akan terjadi”.

“Ya tapi apakah aku masih cocok dengan gaun ini saat itu?” Khalifa bertanya balik menambahkan emoji tawa sambil menangis.

“Hanya wow, kita akan,” yang lain merespon pertanyaan Khalifa.

“Pernikahanmu mungkin ditunda, tapi saya masih memiliki minggu yang menghalangi jadwalku. Bagaimana dengan Pesta Zoom?,” follower lainnya menyarankan opsi yang secara umum digunakan untuk mengganti acara publik.

Krisis korona telah menyebabkan sebagian orang di dunia untuk tetap tinggal dan bekerja dari rumah bila. Hal disebut berkaitan dengan status pandemi yang telah ditetapkan oleh WHO.

Saat ini ada lebih dari 1.200.000 orang terinfeksi di seluruh dunia dan AS menjadi yang terbanyak. Menurut perkiraan WHO, terdapat 67.767 kasus kematian.


SumberSputnik News