Berita

 Network

 Partner

Kanker Mulut
(foto : WordPress.com)

Oral Seks Berlebihan Sebabkan Kanker Mulut

Berita Baru, Internasional – Sebuah acara parlementer Inggris yang berlangsung pada 30 Oktober menyatukan sejumlah badan amal kanker mulut. Acara itu bersamaan dengan peringatan ‘Bulan Tindakan Kanker Mulut 2019′ yang diselenggarakan oleh Yayasan Kesehatan Mulut.

Dilansir dari Sputnik News, Sabtu (2/11), Yayasan Kesehatan Mulut nirlaba yang berpusat di Inggris, melaporkan tingkat kanker mulut telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam satu generasi. Kenaikan disebut karena virus yang dapat disebarkan melalui seks oral.

Kelompok advokasi kebersihan memperingatkan kepada orang-orang untuk mengetahui penyebab kanker. Terutama yang disebabkan human papilloma virus (HPV) yang ditularkan secara seksual, minum alkohol dan merokok, seperti dalam diagnosis kanker selama 20 tahun terakhir–meroket 135 persen di Inggris.

Berita Terkait :  Jutaan Barrel Minyak dari Iran Turun di Pelabuhan Tiongkok

Lebih dari 130 orang bergabung dengan Yayasan Kesehatan Mulut pada 30 Oktober di gedung parlemen. Mereka mendengar berbagai narasumber yang menekankan perlunya pengakuan yang lebih besar terhadap kanker mulut dan tanda-tanda serta gejalanya. .

“Sementara sebagian besar kanker sedang menurun, kasus kanker mulut terus meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan,” kata Dr Nigel Carter, kepala eksekutif OHF, yang dikutip oleh outlet.

“Kami ingin semua orang menjadi lebih sadar mulut sejak kampanye tahun ini. Ini berarti bisa mengidentifikasi tanda dan gejala kanker, memahami apa yang lebih mungkin menempatkan kita pada risiko yang lebih besar,” tambahnya.

Menurut temuan yang mengkhawatirkan pada tahun 2018, tujuh orang meninggal setiap hari akibat kanker mulut dari total 8.337 pasien di Inggris Raya dan Irlandia Utara.

Berita Terkait :  Ofek 16: Satelit Mata-mata Israel

Di AS, menurut data yang ditawarkan oleh Yayasan Kanker Mulut, ada sekitar 54.000 orang Amerika yang didiagnosis menderita kanker atau orofaring (termasuk laring) setiap tahun. Di mana setidaknya satu pasien meninggal per jam setiap hari, sekaligus menjadi penyebab sekitar 13.500 kematian per tahun.

Di luar hubungan seks, terdapat lebih dari 10 minuman beralkohol per minggu menyebabkan sekitar 33 persen diagnosis, lapor OHF. Sementara merokok dikaitkan dengan sekitar 17 persen kasus yang dapat meningkatkan risiko penyakit secara individu hingga 91 persen.

“Tergantung di mana kanker menyerang, tingkat kelangsungan hidup satu tahun untuk kanker mulut adalah antara 60 persen dan 83 persen. Ini turun menjadi antara 19 persen dan 58 persen setelah 10 tahun,” bunyi laporan OHF.

Berita Terkait :  Badai Ida: Korban Tewas Meningkat, Ratusan Ribu Terancam Hidup Tanpa Listrik

HPV biasanya dikaitkan dengan kanker serviks dan dianggap lebih bermasalah untuk wanita daripada pria. NHS menyatakan bahwa “hampir semua kanker serviks (99,7%) disebabkan oleh infeksi dengan tipe HPV risiko tinggi.”

Di Inggris, vaksin HPV telah secara rutin ditawarkan kepada anak perempuan berusia 12-13 tahun sejak 2008. Hal itu hanya pertama kali secara rutin ditawarkan kepada anak laki-laki berusia 12-13 tahun pada bulan September 2019.

Sumber : Sputnik News